Mengenal DSA (Digital Subtraction Angiography): Pemeriksaan Detail Pembuluh Darah Otak dan Leher

DSA (Digital Subtraction Angiography) adalah pemeriksaan medis untuk melihat kondisi pembuluh darah secara detail, terutama pada otak dan leher. Pemeriksaan ini membantu dokter mendeteksi penyempitan, sumbatan, aneurisma, serta kelainan pembuluh darah lainnya yang berisiko menyebabkan stroke.

Tujuan Pemeriksaan DSA

Pemeriksaan DSA bertujuan untuk:

  • Mengetahui kondisi pembuluh darah secara akurat
  • Mendeteksi kelainan pembuluh darah sejak dini
  • Menentukan diagnosis dan rencana penanganan yang tepat

Kapan DSA Diperlukan?

DSA dianjurkan pada pasien dengan kondisi:

  • Riwayat atau gejala stroke, baik stroke perdarahan maupun stroke penyumbatan
  • Dugaan penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah
  • Aneurisma atau kelainan pembuluh darah
  • Hasil CT Scan atau MRI yang memerlukan pemeriksaan lanjutan
  • Pasien sakit kepala lebih sama dengan 6 bulan dengan gambaran MRI/ CT Scan normal dan memiliki riwayat hipertensi, diabetes melitus, serta merokok atau gangguan jantung.

Bagaimana Prosedur DSA Dilakukan?

Prosedur DSA dilakukan dengan teknik minimal invasif dan diawasi oleh tenaga medis berpengalaman, meliputi:

  • Pemberian bius lokal
  • Pemasangan kateter melalui pembuluh darah paha atau tangan
  • Penyuntikan zat kontras untuk melihat aliran darah
  • Pemantauan pasien selama dan setelah prosedur

BACA JUGA: Cegah Sebelum Terlambat, Pentingnya Pemeriksaan Laboratorium untuk Deteksi Dini Penyakit

Keunggulan Pemeriksaan DSA

  • Gambaran pembuluh darah sangat jelas dan detail
  • Membantu diagnosis yang lebih tepat
  • Prosedur minimal invasif
  • Risiko relatif rendah dan waktu pemulihan lebih cepat

Artikel ditulis oleh dr. Tri Wahyudi, Sp.N. FINS, FINA, FMIN (Dokter Spesialis Neurologi / Saraf RS EMC Alam Sutera).