Pusing vs. Vertigo: Perbedaan, Penyebab, dan Kapan Harus ke Dokter

Pusing dan vertigo merupakan keluhan yang sering dialami oleh banyak orang. Meski sering dianggap sama, keduanya sebenarnya memiliki perbedaan. Dokter spesialis saraf menjelaskan bahwa mengenali jenis dan penyebab pusing sangat penting agar penanganannya tepat dan tidak terlambat.

Perbedaan Pusing dan Vertigo

Pusing umumnya digambarkan sebagai rasa ringan di kepala, tidak stabil, atau seperti akan pingsan. Sementara itu, vertigo adalah sensasi berputar, baik seolah-olah tubuh berputar maupun lingkungan sekitar terasa berputar.

Perbedaan ini membantu dokter spesialis saraf dalam menentukan sumber gangguan, apakah berasal dari sistem saraf, telinga bagian dalam, atau kondisi medis lainnya.

Penyebab Umum Pusing dan Vertigo

Beberapa kondisi yang sering menjadi penyebab pusing dan vertigo antara lain:

  • Gangguan pada telinga bagian dalam
  • Tekanan darah rendah atau tinggi
  • Kurang tidur dan kelelahan
  • Stres dan kecemasan
  • Gangguan saraf tertentu

Dokter spesialis saraf menegaskan bahwa keluhan pusing yang sering kambuh atau berlangsung lama perlu mendapatkan perhatian khusus.

Vertigo yang Berkaitan dengan Sistem Saraf

Vertigo tidak selalu disebabkan oleh masalah telinga. Dalam beberapa kasus, gangguan pada sistem saraf pusat juga dapat memicu vertigo. Kondisi ini biasanya disertai gejala lain seperti sakit kepala hebat, gangguan penglihatan, kesemutan, atau kelemahan pada anggota tubuh.

Jika vertigo muncul tiba-tiba dan semakin berat, pemeriksaan oleh dokter spesialis saraf sangat dianjurkan.

Kapan Harus Waspada?

Segera konsultasikan ke dokter spesialis saraf jika pusing atau vertigo disertai:

  • Sakit kepala berat dan mendadak
  • Muntah hebat yang tidak membaik
  • Gangguan bicara atau penglihatan
  • Kelemahan atau mati rasa pada satu sisi tubuh
  • Penurunan kesadaran

Gejala tersebut dapat menjadi tanda gangguan saraf yang memerlukan penanganan segera.

Cara Mengurangi Risiko Pusing dan Vertigo

Dokter spesialis saraf menyarankan beberapa langkah untuk membantu mengurangi keluhan, antara lain:

  • Mengatur pola tidur yang cukup dan teratur
  • Menghindari perubahan posisi tubuh secara mendadak
  • Mengelola stres dengan baik
  • Menjaga asupan cairan dan nutrisi
  • Rutin memeriksakan diri jika keluhan sering berulang

Kesimpulan

Pusing dan vertigo tidak selalu berbahaya, namun tidak boleh diabaikan jika sering muncul atau disertai gejala lain. Dengan mengenali penyebabnya dan berkonsultasi ke dokter spesialis saraf, penanganan yang tepat dapat dilakukan sehingga aktivitas sehari-hari tetap nyaman dan aman.

Artikel ditulis oleh Advokat DR (C). dr. Johan Akbari, Sp.N, FIPM, S.H, MARS, CMC (Dokter Spesialis Neurologi / Saraf RS EMC Pekayon).