Tanda Stroke Ringan (TIA) yang Sering Diabaikan, Jangan Tunggu Jadi Stroke Berat!

Stroke adalah kondisi medis darurat yang terjadi ketika suplai darah ke bagian otak terganggu atau berkurang. Seringkali, fokus kita hanya tertuju pada Stroke Berat yang gejalanya sangat jelas dan dramatis. Padahal, ada kondisi yang jauh lebih sering diabaikan, yaitu Stroke Ringan atau yang dikenal secara medis sebagai Transient Ischemic Attack (TIA).

TIA adalah sinyal peringatan dari tubuh Anda—jembatan antara kondisi normal dan potensi Stroke Berat. Jangan pernah menganggap remeh TIA, karena lebih dari sepertiga orang yang mengalami TIA dan tidak mendapatkan penanganan berpotensi mengalami Stroke Berat di kemudian hari.

RS EMC Grha Kedoya mengajak Anda untuk meningkatkan kesadaran terhadap tanda-tanda yang samar ini agar kita bisa bertindak cepat dan mencegah kerusakan permanen.

Apa Itu Stroke Ringan (TIA)?

Stroke Ringan (TIA) adalah episode singkat gejala mirip stroke yang disebabkan oleh penyumbatan sementara aliran darah ke otak. Berbeda dengan stroke berat, penyumbatan ini hanya bersifat sementara, seringkali kurang dari 24 jam (bahkan dalam banyak kasus, hanya beberapa menit). Meskipun gejalanya hilang dengan cepat, TIA BUKANLAH masalah sepele. Ini adalah indikasi bahwa Anda memiliki faktor risiko stroke yang harus segera ditangani.

Tanda-Tanda Stroke Ringan yang Paling Sering Diabaikan (Waspada! Sifatnya Cepat Hilang)

Karena sifatnya yang cepat hilang, banyak orang mengira ini hanyalah "keseleo" atau "kelelahan biasa." Kenali dan jangan pernah remehkan tanda-tanda berikut. Ingat, meskipun hanya terjadi sebentar, ini adalah alarm bahaya!

No.

Tanda/Gejala yang Diabaikan

Penjelasan Mendalam

1.

Mati Rasa atau Lemah Mendadak

Terjadi tiba-tiba pada satu sisi tubuh, wajah, lengan, atau kaki. Misalnya, sudut bibir terlihat turun sebelah saat tersenyum.

2.

Gangguan Penglihatan Sepintas

Pandangan mendadak kabur, buram, atau seperti tertutup tirai pada salah satu atau kedua mata. Sering dianggap sebagai mata lelah.

3.

Kesulitan Berbicara atau Memahami

Mendadak kesulitan menemukan kata-kata, berbicara cadel (slurred speech), atau sulit memahami pembicaraan orang lain.

4.

Pusing Berat dan Kehilangan Keseimbangan

Rasa pusing berputar atau vertigo yang sangat parah, tiba-tiba kehilangan koordinasi, atau sulit berjalan tegak tanpa sebab yang jelas.

5.

Sakit Kepala Hebat Tanpa Sebab

Sakit kepala yang muncul secara tiba-tiba dan sangat parah (thunderclap headache) yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

JANGAN MENUNGGU GEJALA HILANG!

Meskipun gejala TIA menghilang, kerusakan pada pembuluh darah sudah terjadi. Anda harus segera mencari pertolongan medis.

Langkah Aksi Cepat Anda

  1. Segera Hubungi Layanan Darurat atau Bawa ke Rumah Sakit (RS) Terdekat. Waktu adalah Otak (Time is Brain). Penanganan cepat dapat mencegah TIA berubah menjadi Stroke Berat yang melumpuhkan.
  2. Kunjungi Poliklinik Saraf RS EMC Grha Kedoya. Setelah stabil, lakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mencari tahu penyebab TIA. Pemeriksaan seperti MRI, CT Scan, hingga Doppler Carotid Artery sangat penting untuk mendeteksi penyumbatan.
  3. Konsultasi dengan Dokter Spesialis Saraf Kami. Dokter akan membantu mengidentifikasi faktor risiko Anda (seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol) dan merencanakan pengobatan pencegahan yang efektif.

Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

Stroke Ringan (TIA) adalah anugerah peringatan. RS EMC Grha Kedoya berkomitmen penuh dalam penanganan komprehensif mulai dari diagnosis dini TIA hingga rehabilitasi pasca-stroke berat.

Jangan biarkan tanda kecil hari ini menjadi penyesalan besar esok hari. Ambil tindakan preventif sekarang!

Kunjungi Poliklinik Spesialis Saraf RS EMC Grha Kedoya untuk konsultasi dan pemeriksaan rutin. Kami siap memberikan penanganan terbaik untuk kesehatan saraf dan otak Anda.

Artikel ditulis oleh dr. Sigit Dewanto,Sp.N, FINS, FINA (Dokter Spesialis Neurologi / Saraf RS EMC Grha Kedoya).