Pernahkah Anda merasakan nyeri tajam tepat di bawah tempurung lutut setelah berolahraga atau melompat? Kondisi ini dikenal sebagai Tendonitis Patela, atau yang lebih populer dengan sebutan Jumper’s Knee (lutut pelompat). Masalah ini terjadi ketika tendon patella/jaringan yang menghubungkan tempurung lutut dengan tulang kering mengalami cedera akibat tekanan berlebih. Bayangkan tendon ini sebagai "pegas" utama saat Anda melompat, menendang, atau mengayuh, jika dipaksa bekerja terlalu keras secara terus-menerus, akan muncul robekan-robekan kecil yang memicu peradangan hebat.
Gejala Tendonitis Patela yang Perlu Diwaspadai
Gejala awal biasanya dimulai dengan rasa nyeri tekan di pangkal tempurung lutut, terutama saat Anda berlutut atau berdiri dari posisi jongkok. Jika dibiarkan, rasa nyeri ini tidak hanya muncul saat berolahraga, tetapi juga mulai mengganggu aktivitas sederhana seperti menaiki tangga atau sekadar duduk di dalam mobil. Anda mungkin juga akan menyadari adanya pembengkakan, sensasi hangat/terbakar, atau bahkan memar di sekitar area lutut jika kerusakan tendon sudah semakin parah.
Penyebab dan Faktor Risiko Tendonitis Patela
Penyebab utamanya adalah beban berulang yang berlebihan, terutama pada olahraga yang menuntut banyak gerakan jongkok dan melompat seperti padel, tennis, basket atau voli. Namun, faktor risiko lainnya juga mengintai: mulai dari otot paha yang tegang, ketidakseimbangan kekuatan otot kaki, hingga postur kaki yang tidak simetris (seperti kaki X atau O). Bahkan faktor di luar mekanik tubuh, seperti obesitas atau penyakit kronis (diabetes dan ginjal), bisa memperlemah aliran darah ke lutut dan membuat tendon lebih rentan terhadap cedera.
Cara Mencegah dan Mengelola Risiko Cedera Lutut
Kabar baiknya, risiko ini bisa diatasi dengan manajemen yang tepat. Selalu pastikan Anda melakukan pemanasan dan pendinginan yang benar, memperkuat otot-otot penyangga lutut, serta memperhatikan teknik mendarat saat melompat agar tidak langsung menghantam permukaan keras seperti beton. Jangan remehkan rasa nyeri yang muncul. Penanganan dini adalah kunci agar kerusakan tidak menjadi permanen dan menghambat mobilitas Anda di masa depan.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Jika Anda merasakan keluhan serupa, segera lakukan konsultasi di RS EMC Tangerang. Sebagai pusat layanan Orthopedi terbaik di Kota Tangerang, Banten, RS EMC Tangerang didukung oleh tim spesialis bedah Orthopedi yang ahli dalam menangani berbagai cedera olahraga dan masalah sendi. Dengan fasilitas diagnosa yang canggih dan tindakan medis yang komprehensif, kami siap membantu Anda kembali aktif bergerak dengan maksimal.
Artikel ditulis oleh dr. Yudistira Prama Tirta, Sp.OT, Subsp.PL (K) (Dokter Spesialis Ortopedi & Traumatologi, Konsultan Panggul & Lutut RS EMC Tangerang).