Pernahkah Anda merasakan sensasi "tek" atau suara gemeretak di area pinggul saat sedang berjalan, berlari, atau menari? Kondisi ini dikenal sebagai Sindrom Snapping Hip atau Coxa Saltans. Meski sering kali tidak menimbulkan rasa sakit, gangguan yang populer disebut "pinggul penari" ini biasanya menyerang orang yang aktif secara fisik di usia 15–40 tahun. Jika dibiarkan tanpa penanganan, sensasi gemeretak ini bisa berkembang menjadi rasa nyeri, kaku, hingga membuat kaki terasa lemas saat digerakkan.
Jenis-Jenis Snapping Hip
Suara gemeretak tersebut terjadi karena adanya otot atau tendon yang bergeser melewati tonjolan tulang di pinggul. Secara umum, ada tiga jenis snapping hip: eksternal (masalah pada jaringan paha luar), internal (masalah pada otot fleksor pinggul depan), dan intra-artikular yang biasanya disebabkan oleh cedera langsung pada sendi atau tulang rawan. Faktor pemicunya beragam, mulai dari aktivitas fisik yang berlebihan, otot pinggul yang lemah, hingga perbedaan panjang kaki yang membuat tumpuan tubuh tidak seimbang.
Komplikasi yang Bisa Terjadi Jika Tidak Ditangani
Meskipun terlihat sepele, Anda perlu waspada jika bunyi "pop" tersebut disertai dengan pembengkakan atau kesulitan berdiri setelah duduk lama. Jika terus diabaikan, kondisi ini bisa memicu komplikasi seperti bursitis (peradangan pada kantung cairan sendi) atau bahkan kerusakan tendon yang lebih parah. Pencegahan terbaik adalah dengan selalu melakukan pemanasan yang cukup, meningkatkan intensitas olahraga secara bertahap, serta menggunakan alas kaki yang nyaman untuk mendukung postur tubuh.
Cara Mengatasi Snapping Hip
Kabar baiknya, sebagian besar kasus snapping hip bisa ditangani tanpa operasi melalui metode istirahat, kompres dingin, dan terapi fisik untuk memperkuat otot sekitar pinggul. Namun, untuk kasus yang lebih serius atau disebabkan oleh cedera sendi, prosedur medis seperti injeksi khusus atau bedah minimal (artroskopi) mungkin diperlukan. Kuncinya adalah diagnosa yang tepat agar penanganannya tidak salah sasaran.
Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?
Jika Anda merasakan gejala-gejala di atas, jangan ragu untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan di RS EMC Tangerang. Sebagai pusat layanan Orthopedi terbaik di Kota Tangerang, Banten, RS EMC didukung oleh tim dokter spesialis bedah ortopedi berpengalaman serta fasilitas diagnostik lengkap seperti MRI dan Ultrasonografi dinamis. Kami siap membantu Anda kembali bergerak aktif tanpa hambatan dan rasa nyeri.
Artikel ditulis oleh dr. Yudistira Prama Tirta, Sp.OT, Subsp.PL (K) (Dokter Spesialis Ortopedi & Traumatologi, Konsultan Panggul & Lutut RS EMC Tangerang).