Orang tua tentu khawatir jika anak sering sakit, seperti mudah demam, batuk pilek berulang, atau tampak cepat lelah. Kondisi ini sering dikaitkan dengan daya tahan tubuh anak.
Apa Itu Daya Tahan Tubuh Anak?
Daya tahan tubuh atau sistem imun adalah mekanisme pertahanan tubuh dalam melawan kuman penyebab penyakit seperti virus, bakteri, dan parasit. Pada anak-anak, sistem imun belum sekuat orang dewasa karena masih dalam tahap pematangan.
Itulah sebabnya anak lebih rentan sakit, terutama saat mulai bersekolah atau sering berinteraksi dengan lingkungan baru.
Penyebab Anak Sering Sakit
Beberapa faktor yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh anak antara lain:
- Pola makan yang kurang seimbang
- Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk
- Paparan infeksi dari lingkungan sekolah atau tempat bermain
- Kebersihan tangan dan lingkungan yang kurang terjaga
- Stres atau kelelahan pada anak
Dokter spesialis anak menegaskan bahwa anak yang sering sakit belum tentu memiliki gangguan imun serius, namun tetap perlu dievaluasi.
Tanda Daya Tahan Tubuh Anak Perlu Diperhatikan
Orang tua perlu lebih waspada jika anak mengalami:
- Sakit berulang dengan frekuensi sangat sering
- Proses penyembuhan yang lama
- Berat badan sulit naik
- Anak tampak lemas dan kurang aktif
- Infeksi berat atau tidak biasa
Jika tanda-tanda tersebut muncul, konsultasi dengan dokter spesialis anak sangat dianjurkan.
Peran Nutrisi dalam Menjaga Imunitas Anak
Asupan nutrisi berperan penting dalam mendukung daya tahan tubuh. Dokter spesialis anak menyarankan pemberian:
- Makanan bergizi seimbang
- Protein dari hewani dan nabati
- Sayur dan buah kaya vitamin serta mineral
- Cukup cairan setiap hari
Pemberian suplemen sebaiknya sesuai anjuran dokter dan tidak menggantikan makanan utama.
Pentingnya Imunisasi dan Pola Hidup Sehat
Imunisasi membantu melindungi anak dari penyakit infeksi berbahaya. Selain itu, kebiasaan hidup sehat juga berperan besar dalam meningkatkan imunitas, seperti:
- Tidur cukup sesuai usia
- Aktivitas fisik dan bermain di luar ruangan
- Mencuci tangan secara rutin
- Lingkungan rumah yang bersih dan sehat
BACA JUGA: Skoliosis Banyak Terjadi pada Anak Sekolah? Kok Bisa? Ini Dia Penyebab & Pencegahannya
Kapan Harus ke Dokter Spesialis Anak?
Segera konsultasikan ke dokter spesialis anak jika anak:
- Sering sakit hingga mengganggu tumbuh kembang
- Mengalami demam tinggi berulang
- Tidak nafsu makan dalam waktu lama
- Mengalami penurunan berat badan
Pemeriksaan dini membantu memastikan apakah anak hanya mengalami penurunan imunitas sementara atau memerlukan penanganan lebih lanjut.
Anak yang sering sakit tidak selalu menandakan masalah serius, namun bisa menjadi tanda daya tahan tubuh yang perlu diperkuat. Dengan pola makan seimbang, imunisasi lengkap, istirahat cukup, dan pemantauan rutin oleh dokter spesialis anak, daya tahan tubuh si kecil dapat terjaga dengan baik sehingga tumbuh kembangnya tetap optimal.
Artikel ditulis oleh dr. Ackni Hartati, Sp.A, M.Kes (Dokter Spesialis Anak RS EMC Pekayon).