Waspada, 5 Penyakit Ini Sering Ditemui Saat Musim Pancaroba Tiba

Musim pancaroba dikenal juga sebagai musim penyakit. Musim ini muncul saat terjadi peralihan dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya. Perubahan musim ini diikuti dengan berubahnya tekanan udara dan suhu. Kondisi perubahan tersebut ideal bagi perkembangan kuman dan virus. Suburnya pertumbuhan kuman dan virus ini tidak hanya berdampak pada orang-orang dengan daya tahan tubuh rendah, tetapi juga pada Anda yang biasanya tidak mudah terserang penyakit. Agar Anda dapat melindungi diri Anda dan keluarga di musim pancaroba yang sedang terjadi, yuk kenali lima penyakit yang sering muncul di musim ini serta cara pencegahannya.

Demam Berdarah

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang sering mewabah di wilayah tropis. Di Indonesia saja, kasus DBD dapat ditemukan di hampir semua provinsi. DBD terjadi ketika musim berubah dari kemarau ke penghujan. Perubahan ini merupakan kondisi yang sempurna bagi pertumbuhan virus dengue. Selain itu, genangan air menjadi tempat yang tepat bagi nyamuk aides aegypti yang merupakan inang pembawa virus dengue.

Gejala DBD antara lain sakit kepala, demam tinggi secara tiba-tiba, nyeri otot dan sendi, mual dan muntah, serta bitnik-bintik merah pada kulit. Bila Anda atau orang terdekat mengalami gejala tersebut setelah terkena gigitan nyamuk, segera konsultasikan ke rumah sakit.

Untuk mencegah Anda dan keluarga terserang DBD, ada beberapa usaha pencegahan yang bisa dilakukan. Agar lingkungan tempat tinggal Anda tidak menjadi tempat bersarang dan berkembangnya nyamuk aides aegypti, singkirkan wadah yang dapat menampung air hujan. Selain itu, Anda juga harus membersihkan bak mandi secara berkala. Tutuplah tempat penampungan air agar nyamuk tidak dapat masuk dan bertelur.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

ISPA paling sering menyerang anak-anak dan orang dewasa yang sistem daya tahan tubuhnya lemah. Jenis ISPA yang umum terjadi saat musim pancaroba adalah pneumonia dan bronkitis. Bila Anda mengalami penyakit ini, gejala yang muncul adalah batuk berdahak, sakit tenggorokan, demam, dan dada terasa sesak.

Penyakit ini sifatnya menular melalui ludah penderita yang terpercik saat batuk atau bersin. Penyakit juga bisa menular melalui kain penyeka dan alat makan yang digunakan oleh penderita ISPA. Untuk itu, cara yang bisa dilakukan untuk mencegah diri Anda dan keluarga tertular penyakit ini adalah dengan menghindari penggunaan alat makan secara bergantian, membiasakan cuci tangan sebelum makan, dan menggunakan masker penutup hidung dan mulut saat bepergian.

Influenza

Flu adalah penyakit akibat virus yang menyerang paru-paru, tenggorokan, dan hidung. Penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya. Meskipun begitu, flu dapat menyebabkan tubuh terasa lemas sehingga cukup mengganggu aktivitas Anda.

Untuk melindungi tubuh Anda dari virus penyebab influenza, Anda dapat melakukan vaksinasi satu tahun sekali. Vaksin flu ini bisa Anda peroleh di rumah sakit. Bila Anda terserang flu, usahakan untuk beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan sehat, dan banyak mengonsumsi air putih agar Anda dapat segera pulih.

Alergi

Salah satu tanda terjadinya peralihan musim atau musim pancaroba adalah berhembusnya angin kencang. Angin ini seringkali membawa debu dan juga serbuk sari tumbuhan yang bisa menyebabkan alergi pada beberapa orang.

Agar Anda terhindar dari alergi akibat debu, Anda dapat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Selain itu, Anda juga harus menerapkan gaya hidup sehat dan mengonsumsi vitamin agar daya tahan tubuh Anda meningkat sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Diare

Selain membawa debu dan serbuk sari tumbuhan, angin kencang di musim pancaroba juga membawa virus dan bakteri. Virus dan bakteri yang terbawa angin dapat hinggap dan melekat pada makanan yang Anda konsumsi. Menyantap makanan yang mengandung virus dan bakteri ini dapat menyebabkan Anda terserang diare.

Untuk mencegah diare, Anda dapat menghindari mengonsumsi makanan yang sudah terpapar udara dalam waktu lama. Solusi lainnya adalah dengan memasak makanan untuk Anda dan keluarga agar kebersihannya terjamin. Usahakan juga untuk selalu mencuci tangan sebelum makan.

Nah, kelima penyakit inilah yang paling banyak terjadi di musim pancaroba. Meskipun sering terjadi, bukan berarti Anda dan keluarga tidak bisa melindungi diri dari kelima penyakit ini. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan makan makanan yang bergizi seimbang, Anda dapat melindungi diri Anda dan keluarga dari virus dan bakteri yang menyebabkan penyakit. Yuk, mulai hidup sehat dari sekarang! #LiveExcellently