Perdarahan saat hamil selalu menimbulkan rasa cemas. Tidak sedikit ibu hamil yang langsung panik ketika melihat adanya bercak darah. Namun, yang perlu benar-benar diwaspadai adalah perdarahan banyak saat hamil, karena kondisi ini bisa menjadi tanda bahaya yang serius.
Memang, tidak semua perdarahan saat hamil berarti kondisi berbahaya. Tetapi perdarahan yang jumlahnya banyak, berwarna merah segar, atau disertai nyeri hebat tidak boleh dianggap sepele.
Memahami perbedaan antara perdarahan ringan dan perdarahan banyak sangat penting untuk keselamatan ibu dan bayi.
Apa Itu Perdarahan Saat Hamil?
Perdarahan adalah keluarnya darah dari jalan lahir selama masa kehamilan. Perdarahan bisa terjadi di trimester pertama, kedua, maupun ketiga.
Pada awal kehamilan, perdarahan ringan bisa saja terjadi dan tidak selalu berbahaya. Namun perdarahan banyak saat hamil berbeda. Perdarahan dalam jumlah besar bisa menandakan adanya gangguan serius pada kehamilan.
Penyebab Perdarahan Banyak Saat Hamil
Beberapa kondisi yang bisa menyebabkan perdarahan banyak antara lain:
- Gangguan pada awal kehamilan
- Masalah pada plasenta
- Pelepasan sebagian plasenta sebelum waktunya
- Kondisi darurat kehamilan lainnya
Perdarahan banyak biasanya terlihat seperti darah haid atau bahkan lebih deras. Jika perdarahan terus mengalir dan tidak berkurang, ini termasuk kondisi yang harus segera diperiksa.
Ciri-Ciri Perdarahan yang Berbahaya
Tidak semua perdarahan berbahaya, tetapi segera cari pertolongan jika perdarahan disertai:
- Pusing atau lemas
- Keluar gumpalan darah
- Perut terasa keras dan tegang
Semakin banyak perdarahan yang terjadi, semakin besar risiko yang mungkin muncul.
Mengapa Perdarahan Banyak Tidak Boleh Diabaikan?
Perdarahan banyak saat hamil dapat membahayakan ibu dan bayi. Jika perdarahan tidak segera ditangani, ibu bisa mengalami kekurangan darah. Pada bayi, perdarahan yang berkaitan dengan gangguan plasenta bisa mengganggu pasokan oksigen dan nutrisi.
Oleh karena itu, setiap perdarahan yang terasa tidak biasa harus diperiksa. Jangan menunggu sampai perdarahan berhenti sendiri.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Perdarahan?
Jika mengalami perdarahan saat hamil, terutama perdarahan banyak:
- Segera berbaring dan kurangi aktivitas.
- Jangan memasukkan apa pun ke dalam vagina.
- Segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat.
Perdarahan bukan kondisi yang bisa didiagnosis sendiri di rumah. Evaluasi medis diperlukan untuk mengetahui penyebab perdarahan dan menentukan penanganannya.
Kapan Harus ke IGD?
Segera ke IGD jika perdarahan:
- Mengalir deras
- Disertai nyeri hebat
- Membuat tubuh terasa lemas atau hampir pingsan
- Terjadi pada usia kehamilan di atas 20 minggu
Perdarahan banyak adalah kondisi darurat yang membutuhkan tindakan cepat.
Kesimpulan
Perdarahan saat hamil memang bisa bervariasi, tetapi perdarahan banyak saat hamil adalah tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan. Mengenali tanda perdarahan yang serius dapat membantu mencegah komplikasi yang lebih besar.
Jika ragu, lebih baik segera memeriksakan diri. Dalam kehamilan, kehati-hatian selalu lebih penting daripada menunda.
Artikel ditulis oleh dr. Lisa Puspadewi Susanto, Sp.OG, FICS (Dokter Spesialis Kebidanan Kandungan RS EMC Alam Sutera).