Merupakan suatu kondisi klinis terdapatnya gangguan sirkulasi darah non traumatik yang terjadi secara akut pada suatu fokal area di otak yang mengakibatkan gangguan fungsi neurologis fokal maupun global.

Gejala klinis : rasa baal, kelemahan sampai kelumpuhan anggota gerak, nyeri kepala, bicara pelo, kehilangan keseimbangan dan pandangan kabur.

Penyebabnya :

  • Stroke Perdarahan ( Haemorhagic CVD)
  • Stroke Iskemik / Penyumbatan (Non Haemorrhagic CVD)

Gambaran perbedaan Stroke Iskemik & Stroke Perdarahan.

Studi epidemiologi menunjukkan Stroke merupakan penyebab utama dari disabilitas kronis dan salah satu penyebab kematian tertinggi. Peningkatan sesuai dengan bertambahnya usia dan rasio jenis kelamin sedikit didominansi oleh pnia dibanding dengan wanita. Insidensi : Stroke Perdarahan 25 % & Stroke Iskemik 75 %.

Faktor risiko berupa :

  • Hipertensi
  • Merokok
  • Kadar lipid darah
  • Alkohol
  • Antiplatelet therapy
  • Herediter
  • Stress

Stroke Iskemik / Penyumbatan (Non Hemoragik)

Didominasi kelompok usia menengah dan dewasa tua yang kebanyakan berkaitan erat dengan kejadian arterosklerosis (trombosis) dan penyakit jantung (em­boli). Oklusi atau penyumbatan pembuluh darah otak dapat di­sebabkan oleh suatu emboli, trombus antegrad atau penyakit intrinsik pembuluh darah otak sendiri.

Arterosklerosis berupa suatu plak akumulasi endotel, sel intima, sel otot polos dan lipid (kolesterol dan kolesterol ester).

Plak ini akan menyebabkan penyempitan lumen arteri atau bahkan dapat menyumbat secara total akibat gumpalan bekuan darah yang stagnasi di lokasi tersebut, sehingga akhirnya menjadikan suatu infark pada ujung distalnya.

Gambaran penyumbatan/penyempitan pembuluh darah otak & CT-Scannya.

Tujuan terapinya :

  • Menetapkan diagnosis ischemia serebri dan etiologinya secepat mungkin.
  • Menyadari bahwa ada suatu periode waktu dimana ischemia masih reversible, merencanakan strategi pemeriksaan dan terapi atas dasar tersebut.
  • Pemberian terapi spesifik sesuai dengan pathogenesis ischemia.
  • Mencari dan penanganan keadaan-keadaan lain yang memperberat kondisi ischemia

Stroke Perdarahan (Hemoragik)

Meliputi Perdarahan Intraserebral / intraparenkimal : 75 %

Perdarahan subarakhnoid 25 %.

Penyebab Perdarahan : Hipertensi,penyakit pembuluh darah otak : AVMs, Aneurysma,trombosis sinus,konsumsi obat anti koagulan, gangguan hemoragik, infark cerebral hemoragik, perdarahan tumor otak. Memiliki angka kematian atau mortalitas mencapai 80 %.

Indikasi dilakukannya pemeriksaan CT-Scan / MRI :

  • Kesadaran yang menurun.
  • Defisit neurologis yang menetap.
  • Gangguan kesadaran yang menetap.
  • Keluhan nyeri kepala yang menetap.
  • Adanya serangan kejang.
  • Kaku kuduk

Lokasi terjadinya perdarahan :             

  • Putamen dan Kapsula Interna
  • Thalamus
  • Substansia Alba
  • Hemisfer cerebri
  • Pons

 Terapi meliputi operatif dan non operatif.

Lokasi Stroke Perdarahan karena penyakit hipertensi.

Artikel ditulis oleh dr. Syafrizal Abubakar, Sp.BS (Dokter Spesialis Bedah Saraf di Rumah Sakit EMC Sentul).