USG Trimester Pertama: Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan di Usia 11–13 Minggu

Pemeriksaan USG kehamilan pada trimester pertama, khususnya di usia 11 minggu hingga 13 minggu 6 hari, bukan sekadar USG rutin untuk melihat janin. Secara medis, pemeriksaan ini dikenal sebagai First Trimester Screening (FTS) atau NT Scan, yang berperan penting dalam mendeteksi risiko kelainan sejak dini.

Pemeriksaan FTS membantu dokter menilai perkembangan awal janin, risiko kelainan kromosom, hingga potensi komplikasi kehamilan di kemudian hari.

Apa Saja yang Dinilai dalam USG Trimester Pertama?

Pada periode emas ini, dokter akan melakukan skrining detail terhadap struktur anatomi halus dan penanda genetik (soft markers) janin, antara lain:

1. Parameter Utama yang Diperiksa

Pada jendela waktu ini, dokter melakukan skrining struktur anatomi halus dan penanda genetik (soft markers):

  • Nuchal Translucency (NT): Pengukuran ketebalan cairan di tengkuk janin. Penumpukan cairan yang berlebih (> 3,5 mm) berkaitan erat dengan risiko kelainan kromosom atau cacat jantung bawaan.

  • Nasal Bone (Tulang Hidung): Janin dengan Down Syndrome seringkali memiliki tulang hidung yang tidak terlihat (absent) pada trimester pertama.
  • Ductus Venosus & Tricuspid Regurgitation: Menilai aliran darah di jantung dan pembuluh darah hati untuk mendeteksi risiko kelainan jantung primer.
  • Anatomi Dasar: Memastikan tempurung kepala utuh (ossification), adanya dinding perut, serta kelengkapan ekstremitas (tangan dan kaki).

2. Kelainan yang Bisa Diskrining

Pemeriksaan ini mampu mendeteksi atau memberikan sinyal risiko tinggi terhadap beberapa kondisi berikut:

  • Aneuploidi (Kelainan Kromosom): Terutama Trisomi 21 (Down Syndrome), Trisomi 18 (Edwards Syndrome), dan Trisomi 13 (Patau Syndrome).
  • Kelainan Jantung Bawaan: NT yang tebal meski kromosom normal sering kali menjadi indikator awal masalah struktur jantung.
  • Defek Dinding Perut: Seperti Omphalocele atau Gastroschisis.
  • Kelainan Sistem Saraf Pusat: Seperti Anencephaly (tidak terbentuknya batok kepala) yang sudah bisa terlihat jelas di usia ini.
  • Risiko Preeklampsia: Dengan mengukur aliran darah arteri uterina ibu, dokter bisa memprediksi risiko hipertensi dalam kehamilan di masa depan.

3. Hubungan dengan NIPT: Mana yang Lebih Unggul?

Banyak orang tua bingung memilih antara USG FTS dan NIPT (Non-Invasive Prenatal Testing) yang menggunakan sampel darah ibu. Keduanya bersifat komplementer (saling melengkapi), bukan saling menggantikan:

Fitur

USG FTS ( 11 weeks– 13

weeks + 6 days )

NIPT ( cell-free DNA )

Akurasi Down Syndrome

90 - 96 %

92 – 99 %

Kemampuan deteksi fisik

Dapat mendeteksi kelainan

struktur fisik janin

Tidak dapat mendeteksi

kelainan struktur fisik janin

Skrining Pre-eklamsia

Termasuk protokol standar

Tidak digunakan untuk

deteksi Pre-eklamsia

Biaya

Di bawah harga NIPT

Kisaran nilai juta-an rupiah

Kedudukannya: Idealnya, pasien melakukan keduanya. Jika dana terbatas, USG FTS adalah "pemindaian wajib" karena NIPT tidak bisa melihat apakah janin memiliki tangan yang lengkap atau tempurung kepala yang sempurna.

4. Rekomendasi

  • Saling melengkapi : perlu ditegaskan Kembali bahwa NIPT bukan pengganti USG trimester pertama, meskipun untuk penilaian kromosom lebih akurat. Hal ini karena hanya USG FTS yang bisa mendeteksi kecurigaan adanya kecacatan fisik dan skrining risiko pre-eklamsia.
  • Strategi bertahap : USG FTS disarankan terlebih dahulu dilakukan. Jika hasil menunjukkan berisiko, barulah NIPT dilakukan sebagai langkah lanjut sebelum memutuskan prosedur invasive.
  • Batas kemampuan : NIPT tidak dapat mendeteksi cacat tabung saraf terbuka ( Neural Tube Defect )kondisi ini tetap harus dipantau memaluli USG.

5. Kompetensi Pemeriksa dan Layanan di RS EMC Pekayon

Pemeriksaan FTS sangat bergantung pada ketelitian operator karena mengukur detail dalam satuan milimeter. Oleh karena itu, pemeriksaan ini harus dilakukan oleh tenaga medis yang memiliki kompetensi dan sertifikasi khusus.

Kabar baik bagi pasien, RS EMC Pekayon telah memiliki dokter spesialis kebidanan dan kandungan (Sp.OG) yang memegang International Board Certification khusus untuk melakukan pemeriksaan FTS.

Artikel ditulis oleh dr. Probo Mangastomo, SpOG, FICS, Int. Aff. RANZCOG (Dokter Spesialis Kebidanan Kandungan RS EMC Pekayon).