Ini Waktu Tepat untuk Tes Kehamilan yang Perlu Anda Tahu

Banyak perempuan merasa cemas atau penasaran saat mengalami tanda-tanda awal kehamilan, seperti telat menstruasi, mual, atau perubahan pada tubuh. Untuk memastikan apakah benar sedang hamil, tes kehamilan menjadi langkah pertama yang bisa dilakukan.

Namun, hasil tes akan lebih akurat jika dilakukan pada waktu yang tepat. Mengetahui kapan sebaiknya tes kehamilan dilakukan akan membantu Anda mendapatkan kepastian lebih dini sekaligus mengurangi kebingungan akibat hasil yang keliru.

Kapan Waktu Tepat untuk Tes Kehamilan?

Agar hasil tes akurat, ada beberapa momen yang disarankan untuk melakukan tes kehamilan, sehingga Anda bisa mendapatkan kepastian dengan lebih tenang.

1. Menunggu Satu Minggu Setelah Telat Menstruasi

Waktu paling aman dan akurat untuk melakukan tes kehamilan adalah sekitar satu minggu setelah jadwal haid seharusnya datang. Pada periode ini, kadar hormon hCG (human chorionic gonadotropin) dalam tubuh biasanya sudah cukup tinggi dan mudah terdeteksi oleh test pack. 

Itulah mengapa hasil tes cenderung lebih pasti dibandingkan jika dilakukan terlalu dini.

2. Saat Tubuh Menunjukkan Gejala Awal Kehamilan

Setiap perempuan bisa mengalami tanda kehamilan dengan cara yang berbeda. Ada yang sudah merasakan gejala awal bahkan sebelum jadwal menstruasi terlambat.

Jika Anda mulai merasakan ciri-ciri kehamilan, sebaiknya coba gunakan test pack. Beberapa tanda yang umum muncul antara lain:

  • Payudara terasa bengkak dan lebih sensitif
  • Area sekitar puting (areola) terlihat lebih gelap
  • Muncul bercak darah ringan dari vagina
  • Mual dan muntah, terutama di pagi hari
  • Kram atau rasa tidak nyaman di perut
  • Perut terasa kembung
  • Tubuh mudah lelah atau lemas
  • Buang air kecil lebih sering dari biasanya
  • Perubahan suasana hati (mood swing).

3. Dua Minggu Setelah Hubungan Seksual Tanpa Kontrasepsi

Bagi yang ingin memeriksa lebih cepat, tes kehamilan juga bisa dilakukan dua minggu setelah berhubungan seksual tanpa pengaman. Alasannya, tubuh membutuhkan waktu untuk memproduksi hormon hCG sejak terjadinya pembuahan hingga akhirnya bisa terbaca oleh alat tes.

4. Gunakan Urine Pertama di Pagi Hari

Waktu pelaksanaan tes juga memengaruhi keakuratan hasil. Disarankan untuk melakukan tes menggunakan urine pertama saat bangun tidur di pagi hari, karena konsentrasi hormon hCG dalam urine masih tinggi. Dengan begitu, peluang mendapatkan hasil yang lebih akurat pun semakin besar.

BACA JUGA: Ibu Hamil Wajib Tahu! 7 Manfaat Asam Folat Untuk Kehamilan Sehat

Tips Mendapatkan Hasil Tes Kehamilan yang Lebih Akurat

Kadang, hasil tes kehamilan bisa kurang tepat karena adanya kesalahan kecil saat penggunaan test pack. Supaya hal ini tidak terjadi, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Cek masa berlaku alat tes. Pastikan test pack yang digunakan belum melewati tanggal kedaluwarsa. Alat yang sudah lama atau kedaluwarsa biasanya kurang sensitif sehingga berisiko menampilkan hasil yang keliru.

  • Ikuti petunjuk pemakaian dengan benar. Setiap merek test pack memiliki aturan penggunaan yang berbeda. Bacalah instruksi pada kemasan dengan teliti dan ikuti langkah-langkahnya agar hasil tes lebih akurat.

  • Ulangi tes bila perlu. Jika hasil pertama negatif tetapi menstruasi belum juga datang, coba lakukan tes ulang setelah satu minggu. Pada sebagian wanita, kadar hormon hCG butuh waktu lebih lama untuk meningkat hingga dapat terdeteksi.

  • Konsultasikan dengan tenaga medis. Bila Anda sudah mencoba tes berulang kali namun hasilnya tetap meragukan, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk mendapatkan kepastian.

Faktor yang Mempengaruhi Hasil Test Pack

Walaupun praktis, test pack tidak selalu memberi hasil yang tepat bila digunakan tanpa memperhatikan beberapa hal penting. Akurasi tes bisa dipengaruhi oleh cara pemakaian hingga kondisi tubuh. Berikut faktor-faktor yang sebaiknya Anda ketahui.

  • Waktu Pelaksanaan Tes
    Tes yang dilakukan terlalu dini, misalnya beberapa hari setelah berhubungan seksual, biasanya belum mampu mendeteksi hormon hCG dengan baik. Waktu ideal adalah sekitar satu minggu setelah telat menstruasi.
  • Jenis dan Sensitivitas Test Pack
    Setiap merek test pack memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap hormon hCG. Test pack dengan sensitivitas tinggi bisa mendeteksi lebih awal, sementara yang kurang sensitif butuh waktu lebih lama.
  • Kondisi Kesehatan Tertentu
    Beberapa kondisi medis, seperti gangguan hormon, penggunaan obat-obatan tertentu (misalnya obat kesuburan yang mengandung hCG), atau masalah pada sistem reproduksi, dapat memengaruhi hasil tes.

Cara Menggunakan Test Pack Berdasarkan Jenisnya

1. Strip Test Pack

Ini jenis paling umum dan biasanya harganya paling terjangkau.

  • Kumpulkan urine di wadah bersih.
  • Celupkan strip ke dalam urine hingga batas garis yang ditentukan (jangan terlalu dalam).
  • Angkat setelah beberapa detik, lalu letakkan di permukaan datar.
  • Tunggu hasil muncul dalam 1–5 menit sesuai petunjuk kemasan.

2. Cassette Test Pack

Bentuknya seperti kaset kecil dan biasanya menggunakan pipet.

  • Teteskan beberapa tetes urine ke area khusus (biasanya diberi tanda “S” atau “sample”) menggunakan pipet yang sudah disediakan.
  • Pastikan jumlah tetesan sesuai instruksi (umumnya 2–3 tetes).
  • Letakkan di tempat datar, lalu tunggu hasilnya muncul dalam beberapa menit.

4. Digital Test Pack

Lebih modern, dengan layar digital yang menampilkan tulisan “pregnant” atau “not pregnant”.

  • Bisa digunakan dengan kumpulkan urine di wadah bersih seperti strip test pack.
  • Ikuti petunjuk sesuai merek karena tiap produk bisa berbeda.
  • Tunggu beberapa menit hingga hasil tampil di layar digital.

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?

Jika Anda sudah melakukan tes kehamilan berulang kali tetapi hasilnya tetap tidak jelas atau saling bertentangan, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan medis dapat memberikan hasil yang lebih akurat melalui tes darah atau USG. Selain memastikan kondisi kehamilan, dokter juga bisa membantu mendeteksi kemungkinan masalah kesehatan lain yang mungkin memengaruhi siklus menstruasi atau hasil tes. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan kepastian sekaligus penanganan yang tepat sejak dini.

Artikel direview oleh dr. Andika Sauw, Sp.OG F.MAS (Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit EMC Tangerang).