Persiapan PET/CT Scan: Mengapa Perhiasan, Aksesori Logam, dan Pakaian Tertentu Perlu Dihindari?

Menjalani PET/CT Scan memerlukan beberapa persiapan agar hasil pemeriksaan akurat. Banyak pasien sudah tahu bahwa mereka mungkin harus berpuasa, mengatur penggunaan obat-obatan tertentu, atau datang tepat waktu sesuai jadwal yang ditentukan. Namun, tidak sedikit yang belum menyadari bahwa pakaian dan barang yang dikenakan juga menjadi bagian penting dari persiapan pemeriksaan.

Pemilihan pakaian yang tepat serta melepas aksesori atau benda tertentu sebelum memasuki ruang pemeriksaan dapat membantu proses PET/CT Scan berjalan lebih nyaman. Selain itu, langkah sederhana ini juga berperan dalam mengurangi gangguan pada hasil CT scan sehingga dokter dapat mengevaluasi kondisi tubuh dengan lebih optimal.

Lalu, pakaian dan benda yang dilarang dibawa ke ruang PET/CT Scan apa saja? Berikut penjelasannya.

PET/CT Scan Menggunakan Teknologi Apa dan Mengapa Persiapan Pasien Penting?

PET/CT Scan merupakan pemeriksaan pencitraan yang menggabungkan dua teknologi sekaligus, yaitu Positron Emission Tomography (PET) dan Computed Tomography (CT Scan).

Pemeriksaan PET menggunakan radiofarmaka dalam dosis kecil untuk melihat aktivitas metabolisme sel di dalam tubuh, sedangkan CT Scan memanfaatkan sinar-X untuk menghasilkan gambaran anatomi tubuh secara detail. Kombinasi kedua teknologi ini membantu dokter mendeteksi berbagai kondisi medis, seperti kanker, penyakit jantung, hingga gangguan saraf, dengan lebih akurat.

Sebelum proses pemindaian dimulai, pasien akan mendapatkan suntikan radiofarmaka dan diminta menunggu selama beberapa waktu agar zat tersebut tersebar ke jaringan tubuh. Saat pemeriksaan berlangsung, pasien perlu berbaring dengan tenang agar gambar yang dihasilkan tidak buram akibat pergerakan.

Selain menjaga tubuh tetap diam, pasien juga perlu memperhatikan pakaian dan barang yang dikenakan. Benda berbahan logam, terutama pada area yang diperiksa, dapat menimbulkan artefak, yaitu bayangan atau distorsi pada hasil CT scan. Artefak tersebut berpotensi menyulitkan dokter dalam menginterpretasikan hasil pencitraan.

Melepas aksesori dan menggunakan pakaian yang sesuai juga membuat pasien lebih nyaman selama pemeriksaan yang umumnya berlangsung sekitar 20–45 menit, di luar waktu tunggu setelah penyuntikan radiofarmaka.

Oleh karena itu, selalu ikuti seluruh instruksi dari dokter maupun petugas kedokteran nuklir sebelum memasuki ruang PET/CT Scan.

Apa Saja Pakaian dan Benda yang Sebaiknya Tidak Digunakan Saat PET/CT Scan?

Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan pasien adalah mengenai pakaian dan benda yang dilarang dibawa ke ruang PET/CT Scan. Pada dasarnya, semua benda yang mengandung logam sebaiknya dilepas apabila memungkinkan.

Pakaian yang sebaiknya dihindari

Sebelum datang untuk pemeriksaan, sebaiknya hindari mengenakan pakaian seperti:

  • Baju dengan resleting berbahan logam.
  • Pakaian yang memiliki kancing logam.
  • Bra berkawat (underwire bra).
  • Jaket atau hoodie dengan aksesori logam.
  • Ikat pinggang dengan gesper logam.
  • Sepatu atau sandal yang memiliki banyak komponen logam (apabila diminta untuk dilepas oleh petugas).

Sebagai alternatif, gunakan pakaian berbahan nyaman, longgar, dan tanpa komponen logam agar proses persiapan menjadi lebih praktis.

Barang yang umumnya diminta untuk dilepas

Selain pakaian, beberapa barang berikut biasanya perlu dilepas sebelum memasuki ruang pemeriksaan:

  • Kalung.
  • Anting.
  • Cincin.
  • Gelang.
  • Jam tangan.
  • Jepit rambut berbahan logam.
  • Kacamata (tergantung area pemeriksaan atau sesuai instruksi petugas).
  • Alat bantu dengar.
  • Gigi palsu lepasan (bila diminta).
  • Ponsel, dompet, kartu elektronik, dan perangkat elektronik lainnya.

Kebijakan setiap fasilitas kesehatan dapat berbeda tergantung area tubuh yang diperiksa. Oleh karena itu, selalu ikuti arahan petugas selama proses persiapan.

Bagaimana dengan Implan atau Alat Medis di Dalam Tubuh?

Berbeda dengan perhiasan atau aksesori, implan medis umumnya tidak dapat dilepas sehingga pasien tidak perlu merasa khawatir.

Beberapa contoh implan medis meliputi:

  • Sendi buatan.
  • Stent jantung.
  • Implan gigi.
  • Pen tulang.
  • Sekrup tulang.
  • Alat medis lain yang ditanam di dalam tubuh.

Hal terpenting adalah memberi tahu dokter atau petugas mengenai riwayat operasi maupun penggunaan alat medis sebelum pemeriksaan dilakukan.

Informasi tersebut membantu dokter memahami kemungkinan munculnya artefak pada hasil pencitraan serta menentukan interpretasi yang paling tepat sesuai kondisi pasien.

Tips Sederhana agar Persiapan PET/CT Scan Lebih Praktis

Agar proses pemeriksaan berjalan lebih lancar, Anda dapat melakukan beberapa persiapan berikut:

  • Gunakan pakaian longgar tanpa aksesori logam sejak berangkat dari rumah.
  • Hindari memakai terlalu banyak perhiasan sehingga tidak perlu melepasnya satu per satu.
  • Datang sesuai jadwal atau sedikit lebih awal untuk registrasi dan persiapan.
  • Ikuti seluruh instruksi dokter mengenai puasa, aktivitas fisik, konsumsi obat, maupun anjuran minum air putih.
  • Jangan ragu bertanya kepada petugas apabila masih bingung mengenai pakaian dan benda yang dilarang dibawa ke ruang PET/CT Scan.

Persiapan yang baik dapat membantu proses pemeriksaan berlangsung lebih efisien sekaligus meminimalkan kemungkinan pemeriksaan perlu diulang akibat gangguan pada hasil gambar.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter atau Tim Kedokteran Nuklir?

Sebelum menjalani PET/CT Scan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu apabila Anda:

  • Memiliki implan medis.
  • Pernah menjalani operasi dengan pemasangan pen atau sekrup.
  • Menggunakan alat pacu jantung atau alat medis lain di dalam tubuh.
  • Tidak yakin mengenai jenis bahan dari alat medis yang digunakan.

Selain itu, segera informasikan kepada tim kedokteran nuklir apabila Anda:

  • Sedang hamil atau menyusui.
  • Menderita diabetes.
  • Sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu yang dapat memengaruhi persiapan pemeriksaan.

Pasien yang mengalami claustrophobia, kesulitan berbaring datar, nyeri hebat, atau memiliki keterbatasan mobilitas juga sebaiknya menyampaikan kondisi tersebut sejak awal agar tim medis dapat menyesuaikan prosedur pemeriksaan.

RS EMC Grha Kedoya menyediakan layanan PET/CT Scan yang didukung oleh tenaga medis berpengalaman dan fasilitas modern untuk membantu proses diagnosis berbagai kondisi medis secara lebih akurat. Jika memiliki pertanyaan mengenai persiapan pemeriksaan, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter atau tim kedokteran nuklir RS EMC agar pemeriksaan dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Tim Kedokteran Nuklir RS EMC Grha Kedoya :

BACA JUGA: Di Mana Lokasi Persisnya? Mengetahui Penyebaran Kanker dengan PET/CT Scan Quadra

Informasi lebih lanjut mengenai layanan PET/CT Scan Quadra kami, hubungi 0811 3050 4321 (Fahrizal) / 0813 1841 460 (Alam).