Jaga Kesehatan Reproduksi Perempuan dengan Cara Berikut

Alat reproduksi perempuan merupakan organ yang perlu dijaga kesehatannya. Selain berperan penting terhadap kesehatan dan kesejahteraan perempuan secara keseluruhan, kesehatan reproduksi perempuan juga dapat berpengaruh terhadap kemampuan memiliki anak serta kehamilan perempuan. Jika terjadi gangguan pada sistem reproduksi perempuan, dampak negatif seperti gangguan seksual hingga kesulitan untuk hamil juga dapat dirasakan. Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret, artikel ini akan membahas mengenai organ reproduksi perempuan hingga cara-cara yang dapat dilakukan perempuan untuk menjaga kesehatannya.

Bagian tubuh mana saja yang termasuk organ reproduksi perempuan?
Terdapat beberapa bagian tubuh yang dapat digolongkan sebagai organ reproduksi perempuan, diantaranya:

  1. Ovarium: Organ berbentuk bulat kecil yang terletak di rongga panggul dan berfungsi untuk memproduksi sel telur (ovum) serta hormon estrogen dan progesteron.
  2. Saluran tuba falopi: Juga dikenal sebagai tuba uterina, merupakan sepasang saluran berbentuk tabung tipis yang menghubungkan ovarium dengan rahim dan merupakan tempat pembuahan biasanya terjadi.
  3. Rahim: Organ berbentuk seperti piramida terbalik yang terletak di panggul bagian bawah dan berfungsi untuk menampung dan menumbuhkan janin selama kehamilan.
  4. Serviks: Bagian bawah rahim yang menghubungkan rahim dengan vagina. Pada saat ovulasi, lendir serviks menjadi tipis dan memungkinkan sperma untuk masuk ke dalam rahim.
  5. Vagina: Saluran berongga elastis yang menghubungkan serviks dengan organ reproduksi eksternal perempuan, dan berfungsi sebagai jalan lahir untuk keluarnya bayi saat persalinan.

Cara apa saja yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan reproduksi?
Terdapat beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan perempuan untuk menjaga kesehatan reproduksinya, seperti:

  1. Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan
    Perempuan perlu melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur untuk memastikan kesehatan reproduksi mereka tetap terjaga. Beberapa pemeriksaan kesehatan yang perlu dilakukan antara lain: 
    • Pap smear: tes yang dilakukan untuk mendeteksi adanya sel-sel abnormal pada serviks dan memastikan tidak terjadi kanker serviks.
    • Pemeriksaan payudara: perempuan perlu memeriksa payudaranya sendiri secara rutin dan menjalani pemeriksaan payudara secara teratur untuk mendeteksi adanya benjolan atau perubahan pada payudara.
    • Pemeriksaan kanker reproduksi: seperti pemeriksaan ultrasonografi dan tes darah, yang dapat membantu mendeteksi kanker ovarium dan kanker rahim.
  2. Menerapkan pola hidup sehat
    Menerapkan pola hidup sehat dapat membantu menjaga kesehatan reproduksi perempuan. Beberapa cara untuk menerapkan pola hidup sehat antara lain: 
    • Mengonsumsi makanan sehat: termasuk sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan sumber protein yang sehat seperti daging tanpa lemak, ikan, dan kacang-kacangan.
    • Berolahraga secara teratur: melakukan olahraga secara teratur dapat membantu menjaga berat badan yang sehat, meningkatkan sirkulasi darah, dan mengurangi stres.
    • Menghindari kebiasaan merokok dan minum alkohol berlebihan: kebiasaan merokok dan minum alkohol berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan reproduksi dan menyebabkan berbagai kondisi kesehatan yang berbahaya.
  3. Menghindari hubungan seksual yang tidak aman
    Perempuan perlu menghindari hubungan seksual yang tidak aman dan menggunakan alat kontrasepsi yang tepat jika tidak ingin hamil. Hubungan seksual yang tidak aman dapat meningkatkan risiko infeksi saluran reproduksi, termasuk infeksi menular seksual (IMS). Beberapa alat kontrasepsi yang aman dan efektif antara lain kondom, pil KB, dan alat kontrasepsi jangka panjang seperti alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR).
  4. Memperhatikan gejala kesehatan reproduksi
    Perempuan perlu memperhatikan gejala-gejala yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi, seperti nyeri panggul, perdarahan yang tidak wajar, dan perubahan pada siklus menstruasi.

Itulah dia penjelasan mengenai organ-organ reproduksi perempuan hingga cara menjaga kesehatannya. Jika Anda mengalami gejala tertentu atau ingin melakukan pengecekan rutin, Anda dapat mendatangi dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang terpercaya.

 

Artikel ditulis oleh dr. Dewi Rochyantini, Sp.OG (Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS EMC Pekayon).