Diabetes atau yang biasa dikenal dengan penyakit kencing manis atau sakit gula, merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia.

Penyebab diabetes

Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin. Penyakit diabetes muncul disebabkan karena kurangnya kadar insulin di dalam tubuh atau resistensi tubuh terhadap insulin. Untuk dapat masuk ke dalam sel, glukosa membutuhkan insulin. Setelah masuk kedalam sel, barulah glukosa dapat di metabolisme. Jika insulin berkurang, maka glukosa yang tinggi kadarnya didalam darah, tidak dapat masuk dalam sel, tidak dapat di metabolisme, sehingga akan tetap tinggi kadarnya dalam darah, dan lama kelamaan akan membuat sel kelaparan, badan lemah dan kurus. Itulah  yang menjadi catatan penting bagi penderita diabetes untuk menjaga asupan makanan terutama tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung gula atau yang manis-manis.

Apa yang menyebabkan kadar insulin dalam tubuh kita rendah atau berkurang? Ada 2 faktor, diantaranya adalah faktor genetik dari orang yang mengidap diabetes, yang menyebabkan tubuh tidak mampu memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup, atau bahkan tidak memproduksinya sama sekali dan kerusakan dari sel beta pancreas itu sendiri, seperti infeksi, factor usia dll.

Faktor kedua adalah tubuh tetap memproduksi insulin, hanya saja tidak bekerja dengan baik karena tubuh mengalami resistensi atau kebal terhadap insulin. Misalnya pada orang yang gemuk, akan lebih banyak mengalami kekebalan terhadap insulin.

Menerapkan gaya hidup yang sehat wajib hukumnya untuk menjaga kadar gula darah normal tetap dalam batasan sehat. Kisaran kadar gula normal dalam darah umumnya adalah kurang dari 126 mg/dL saat puasa (sebelum makan) dan kurang dari 140 mg/dL untuk 2 jam setelah makan.

Gejala diabetes

Tanda awal diabetes memang sering kali tidak terlihat. Oleh karena itu, banyak orang baru menyadari memiliki diabetes ketika telah mengalami komplikasi. Itulah sebabnya, mari kenali tanda-tanda gejala diabetes lebih awal, agar bisa kita cegah sedini mungkin.

  1. Sering Merasa Haus

Ini terjadi dikarenakan semakin banyak gula yang ada dalam tubuh, maka ginjal akan secara otomatis berusaha mengeluarkannya. Kadar gula diurin akan meningkat karena ambang batas ginjal dalam proses penyerapan gula kembali (re-absorpsi) terlewati, sehingga gula akan dileuarkan. Semakin banyak kencing, maka tubuh akan semakin kurang cairan dan timbul respon haus, sehingga penderita diabetes mellitus jadi sering merasa haus.

  1. Sering Merasa Lapar

Tubuh mengubah makanan yang Anda konsumsi menjadi glukosa yang digunakan sel untuk energi. Tapi, sel-sel tubuh membutuhkan insulin untuk memasukkan glukosa ke dalam sel dan akhirnya di metabolism menjadi energi. Bila tubuh tidak menghasilkan cukup insulin, glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel dan tidak dapat diubah oleh sel menjadi energi. Alhasil, Anda mudah merasa lapar sebagai respon tubuh untuk berusaha meningkatkan energy.

  1. Gatal-gatal

Pada penderita diabetes, infeksi jamur banyak terjadi. Gejala infeksi jamur adalah gatal – gatal terutama di kemaluan. Selain itu, kulit penderita diabetes lebih cenderung kering dan tidak lembab, sehingga lebih memicu terjadinya gatal – gatal.

  1. Kurus & Lemas

Insulin yang terlalu sedikit membuat sel tidak bisa mengambil glukosa untuk dijadikan energi. Akibatnya, tubuh menjadi cepat lemas dan mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba dalam jumlah besar.

Pencegahan diabetes

Jika kedua orang tua kita memiliki riwayat penyakit diabetes, kita pun memiliki risiko 60% untuk menderita diabetes di kemudian hari. Namun, Anda tidak perlu khawatir, hal tersebut dapat dicegah. Dan walaupun penyakit ini terbilang penyakit kronis yang belum ada obatnya, kita masih bisa hidup normal layaknya orang yang tidak memiliki penyakit diabetes. Caranya, dengan gaya hidup sehat, tetap menjaga pola makan, hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi gula, lemak, dan garam.

Serta harus rajin olahraga, hindari stres, pastikan tidur yang cukup dan berkualitas. Rajin cek gula darah sebelum dan setelah makan, hal tersebut bisa dilakukan di rumah dengan alat cek gula darah mandiri yang bisa dibeli di toko obat terdekat. Minum obat secara teratur, jangan berhenti atau mengubah dosis obat atau insulin secara sembarangan. Dan segera konsultasi ke dokter ketika Anda merasakan gejala diabetes seperti yang dijelaskan di atas. #LiveExcellently

Artikel ditulis oleh dr. Apriliana Adyaksari, Sp. PD, M. Kes (Spesialis Penyakit Dalam di Rumah Sakit EMC Tangerang).