Vertigo dalam bahasa awam adalah suatu kondisi dimana seseorang merasakan pusing tujuh keliling. Vertigo merupakan sensasi yang dirasakan ketika seseorang merasakan kepalanya pusing berputar atau merasakan sensasi dimana benda-benda disekitarnya berputar-putar. Vertigo sendiri berasal dari kata bahasa Latin VERTERE  yang artinya memutar. Vertigo termasuk dalam gangguan keseimbangan tubuh.

Secara garis besar, vertigo terbagi menjadi dua jenis:

  1. Vertigo Sentral (Pusat). Merupakan jenis vertigo yang lebih serius dimana pasien mengalami gangguan pada sistem saraf pusat.
  2. Vertigo Perifer (Tepi). Merupakan jenis vertigo yang paling umum dijumpai dalam praktek sehari-hari.

Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) adalah jenis vertigo perifer yang paling sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.  Dibawah ini adalah beberapa gejala vertigo perifer:

  1. Sensasi vertigo muncul mendadak pada saat terjadi perubahan posisi kepala.
  2. Serangan berlangsung singkat (biasanya kurang dalam 30 detik)
  3. Bisa disertai rasa mual dan bahkan muntah
  4. Umumnya dapat menghilang sendiri dalam beberapa hari hingga minggu, dan kadang-kadang dapat kambuh kembali

Penyebab vertigo perifer sendiri ada dua jenis, yaitu penyebab yang tidak diketahui secara pasti (Idiopatik) dan penyebab lainnya, seperti pasca trauma, pasca labirintitis, pasca operasi, atau infeksi pada tulang mastoid (belakang telinga). Selain terapi berupa pengobatan, ada cara mudah untuk mengurangi atau bahkan mengobati vertigo perifer itu sendiri, yaitu melalui Brandt-Daroff Exercise.

Bila vertigo kerap datang secara berulang, cobalah periksakan diri Anda ke dokter; sebab vertigo juga terkadang merupakan gejala dari beberapa penyakit serius yang membutuhkan konsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Misalnya bila vertigo dialami bersamaan dengan gejala lain, seperti diantaranya penglihatan ganda, kelemahan anggota gerak tubuh, bicara pelo, gangguan menelan dan kesemutan atau kebas, maka  besar kemungkinan vertigo yang dialami tersebut disebabkan oleh gangguan peredaran darah di otak (cerebrovascular disease/stroke). Bila vertigo yang dihubungkan dengan gangguan peredaran darah otak, maka lokasi gangguannya yang sangat mungkin terjadi adalah di daerah sirkulasi vertebrobasilar (bagian belakang kepala). Vertigo akibat gangguan peredaran darah di otak, tidak dipengaruhi oleh perubahan posisi kepala dan cenderung menetap. Sebagai penegakan diagnosa dibutuhkan MRI dan MRA kepala. Untuk itu sangat disarankan secepatnya mengunjungi rumah sakit dengan fasilitas yang memadai yang terdekat dengan lokasi Anda. Karena semakin cepat kondisi Anda terdeteksi, maka penanganan secepatnya dapat diberikan dan pada umumnya akan memberikan hasil pengobatan yang lebih baik.