Lutut Bunyi “Krek” Saat Ditekuk, Apakah Berbahaya? Coba Kita Tanya Ahlinya

Banyak orang pernah merasakan lutut berbunyi “krek” atau “kletuk” saat ditekuk, diluruskan, atau ketika bangun dari posisi duduk. Kondisi ini sering menimbulkan kekhawatiran, terutama jika bunyi tersebut muncul berulang kali. Lalu, apakah lutut berbunyi seperti ini berbahaya?

Bunyi pada lutut sebenarnya cukup sering terjadi dan tidak selalu menandakan adanya masalah serius. Namun, dalam beberapa kondisi tertentu, bunyi tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan pada sendi lutut.

Mengapa Lutut Bisa Berbunyi?

Bunyi pada lutut saat ditekuk dalam dunia medis disebut krepitasi. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

  1. Gelembung gas pada cairan sendi
    Di dalam sendi terdapat cairan yang berfungsi sebagai pelumas. Saat sendi bergerak, gelembung gas di dalam cairan tersebut bisa pecah dan menimbulkan bunyi “krek”. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya.
  2. Gesekan jaringan di sekitar lutut
    Tendon atau ligamen yang bergeser saat lutut bergerak juga dapat menimbulkan bunyi. Hal ini sering terjadi pada orang yang aktif bergerak atau berolahraga.
  3. Permukaan sendi yang tidak lagi halus
    Seiring bertambahnya usia atau akibat penggunaan sendi yang berlebihan, tulang rawan pada lutut bisa mengalami penipisan. Akibatnya, permukaan sendi menjadi tidak rata dan menimbulkan bunyi saat bergerak.

Kapan Bunyi Lutut Perlu Diwaspadai?

Meskipun sering kali tidak berbahaya, bunyi pada lutut perlu diperhatikan jika disertai dengan beberapa gejala berikut:

  • Nyeri pada lutut saat bergerak
  • Lutut terasa bengkak
  • Lutut terasa kaku atau sulit digerakkan
  • Lutut terasa tidak stabil atau seperti akan “lepas”

Jika bunyi lutut muncul bersama keluhan tersebut, bisa jadi terdapat masalah pada struktur lutut seperti cedera meniskus, kerusakan tulang rawan, atau osteoarthritis.

Cara Menjaga Kesehatan Sendi Lutut

Untuk menjaga sendi lutut tetap sehat dan mengurangi risiko keluhan pada lutut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Menjaga berat badan ideal agar beban pada lutut tidak berlebihan
  • Rutin melakukan olahraga ringan seperti berjalan atau bersepeda
  • Melakukan pemanasan sebelum olahraga
  • Menghindari aktivitas yang memberi tekanan berlebihan pada lutut

Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?

Jika bunyi pada lutut terjadi terus-menerus dan disertai nyeri atau pembengkakan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis ortopedi. Pemeriksaan lebih lanjut dapat membantu mengetahui penyebabnya dan menentukan penanganan yang tepat, sehingga fungsi lutut tetap terjaga dengan baik.

Menjaga kesehatan sendi sejak dini sangat penting, terutama bagi mereka yang aktif bergerak atau memasuki usia dewasa. Dengan penanganan yang tepat, berbagai masalah pada lutut dapat dicegah sebelum berkembang menjadi lebih serius.

Artikel ditulis oleh dr. Othdeh Samuel, Sp.OT, FICS, Subsp P.L. (K), AIFO-K (Dokter Spesialis Orthopedi & Traumatologi Subspesialis Panggul & Lutut (Hip & Knee) RS EMC Pekayon & Cibitung).