Ginjal merupakan organ yang memiliki peranan paling penting bagi kesehatan tubuh. Terdiri dari bagian kanan dan kiri, ukuran ginjal berkisar antara 10 hingga 12 sentimeter. Sebagai organ dengan fungsi vital dalam kehidupan manusia, ginjal memiliki fungsi sebagai penyaring berbagai zat sisa metabolisme serta racun, mengendalikan keseimbangan air, garam, tekanan darah, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, menjaga kesehatan ginjal sangat penting untuk dilakukan. Untuk menjaga kesehatan ginjal, simak fakta dan mitos mengenai kesehatan ginjal berikut ini.

  1. Fakta: Warna urine menentukan kesehatan ginjal

Warna, volume, dan lancar tidaknya urine yang keluar dapat mengindikasikan kondisi kesehatan ginjal Anda. Saat ginjal tidak sehat atau bermasalah, biasanya urine yang keluar akan berwarna keruh, berbusa, atau bahkan bercampur dengan darah. Jika sudah mengalami gejala ginjal bermasalah seperti yang disebutkan di atas, segera lakukan pemeriksaan laboratorium untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

  1. Fakta: Kandungan pada urine pria dan wanita berbeda

Ginjal merupakan sebuah organ penghasil urine yang mengandung limbah yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Perbedaan utama urine pria dan wanita adalah bahwa urine pria mengandung testosteron metabolit, sedangkan urine wanita mengandung progesteron dan esterogen.

  1. Fakta: Kurang minum dapat mempengaruhi kesehatan ginjal

Kurang mengonsumsi air mineral sedikitnya 1.5 - 2 liter per hari dapat mengganggu kesehatan ginjal secara perlahan dan membuat kondisi ginjal berangsur memburuk seiring berjalannya waktu. Namun bila sudah lanjut usia, kebutuhan urine menurun menjadi 1 – 1.5 liter per hari.

  1. Fakta: Kelebihan protein dan garam dapat meningkatkan risiko ginjal bermasalah

Terlalu sering mengonsumsi makanan yang memiliki protein tingkat tinggi dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan ginjal. Sedangkan, mengonsumsi makanan asin (mengandung garam berlebih) secara berlebihan dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan gagal ginjal.

  1. Mitos: Ginjal yang bermasalah dapat dirasakan secara fisik

Tidak ada gejala fisik untuk ginjal yang bermasalah. Ginjal yang rusak baru menimbulkan gejala saat pasien sudah mengalami penyakit ginjal lanjut atau tahap akhir.

  1. Mitos: Sakit pinggang karena terlalu lama duduk merupakan indikator gagal ginjal

Pinggang terasa sakit atau nyeri akibat terlalu lama duduk bukanlah tanda Anda sedang mengalami gagal ginjal. Bisa saja nyeri pinggang tersebut diakibatkan tulang belakang. Kemudian, akibat terlalu banyak duduk dan kurang minum air putih, bisa terbentuk batu ginjal yang juga dapat menyebabkan sakit pinggang.

  1. Mitos: Penyakit ginjal hanya menyerang orang tua

Penyakit ginjal faktanya dapat menyerang siapapun. Biasanya, penyakit ginjal dapat menyerang seseorang di usia muda apabila ia adalah penderita diabetes mellitus tipe 1 dari kecil, penderita kelainan ginjal, atau memiliki kebiasaan buruk terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman kemasan, serta vitamin C dengan dosis tinggi.

Itulah berbagai mitos dan fakta tentang kesehatan ginjal. Jaga kesehatan ginjal Anda dengan menerapkan pola hidup sehat seperti olahraga teratur, mengonsumsi makanan sehat, memenuhi asupan cairan tubuh, dan menjaga berat badan agar tetap ideal. Selain itu, lakukan pemeriksaan dini ke dokter untuk mendeteksi gejala, juga ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan urine dan darah bertujuan mencegah terjadinya penyakit ginjal.

Artikel di review oleh dr. Muthalib Abdullah, Sp.PD KGH-FINASIM (Spesialis Penyakit Dalam - Konsultan Ginjal – Hipertensi).