Hidronefrosis: Ketika Ginjal "Kebanjiran" Urine

Pernahkah Anda mendengar istilah ginjal bengkak? Dalam dunia medis, kondisi ini disebut Hidronefrosis. Secara sederhana, ini adalah kondisi di mana ginjal membengkak karena urine tidak bisa mengalir keluar dan justru tertahan di dalam ginjal.

Bayangkan ginjal Anda seperti wastafel. Jika saluran pembuangannya tersumbat, air akan meluap dan menggenang di bak wastafel. Begitu juga dengan ginjal, jika saluran kemih terhambat, urine akan menumpuk dan menekan jaringan ginjal.

Apa Saja Gejala yang Dirasakan Orang Dewasa?

Meskipun terkadang tidak menunjukkan gejala di tahap awal, hidronefrosis tingkat sedang hingga berat biasanya menimbulkan keluhan seperti:

  • Nyeri Pinggang atau Punggung: Biasanya terasa di satu sisi (tergantung ginjal mana yang bengkak).
  • Nyeri Perut: Rasa tidak nyaman yang menjalar ke bagian bawah.
  • Gangguan Buang Air Kecil: Merasa ingin kencing terus-menerus atau ada darah dalam urine.
  • Gejala Infeksi: Jika sudah terjadi infeksi, Anda mungkin mengalami demam, menggigil, hingga mual dan muntah.

Mengapa Ginjal Bisa Membengkak?

Pada orang dewasa, penyebabnya bisa sedikit berbeda dengan bayi. Secara umum disebabkan oleh:

  1. Sumbatan Fisik: Bisa karena batu ginjal yang tersangkut di saluran (ureter), adanya tumor, atau pada pria akibat pembengkakan prostat yang menjepit saluran kencing.
  2. Arus Balik (Refluks): Urine yang seharusnya turun ke kandung kemih malah "naik lagi" ke ginjal karena katup saluran yang tidak berfungsi baik.
  3. Masalah Saraf: Kandung kemih yang tidak bisa mengosongkan diri dengan benar sehingga urine menumpuk hingga ke ginjal.

Bahayanya Jika Dibiarkan

Jangan anggap remeh ginjal yang bengkak. Jika tidak segera ditangani, tekanan terus-menerus dari urine bisa menyebabkan:

  • Jaringan Parut: Ginjal rusak secara permanen dan tidak bisa berfungsi optimal.
  • Hipertensi: Kerusakan ginjal seringkali memicu tekanan darah tinggi.
  • Gagal Ginjal: Kondisi paling parah di mana ginjal berhenti bekerja total dan memerlukan cuci darah.

Bagaimana Dokter RS EMC Tangerang Memastikannya?

Untuk mendiagnosis hidronefrosis pada orang dewasa, dokter kami di RS EMC Tangerang biasanya melakukan beberapa tes berikut:

  • USG Ginjal: Cara paling cepat dan nyaman untuk melihat langsung pembengkakan pada ginjal.
  • Rontgen Khusus (VCUG): Dokter akan memasukkan cairan khusus ke kandung kemih untuk melihat apakah ada urine yang mengalir balik ke atas atau ada sumbatan di saluran kencing.
  • Scan Ginjal (Kedokteran Nuklir): Menggunakan zat khusus yang disuntikkan ke darah untuk melihat seberapa baik ginjal Anda bekerja dalam menyaring cairan.

Langkah Penanganan

Kabar baiknya, hidronefrosis adalah kondisi yang bisa diobati. Fokus utamanya adalah menghilangkan sumbatan agar urine bisa mengalir lancar kembali. Penanganannya bisa berupa pemberian obat-obatan, pemasangan selang kecil (stent) untuk membuka saluran, atau prosedur pembedahan tergantung penyebab utamanya.

Rumah sakit kami RS EMC Tangerang telah mengantongi akreditasi internasional (JCI), yang menjamin bahwa prosedur penanganan ginjal Anda dilakukan dengan standar keamanan dan kualitas terbaik di dunia.

RS EMC Tangerang menghadirkan layanan unggulan bagi kesehatan seputar kepala, khususnya penanganan Ginjal. Dokter spesialis Urologi kami siap membantu dengan teknologi medis terbaru dan prosedur yang aman serta minim risiko. Kami hadir bukan hanya sebagai tim medis, tapi sebagai sahabat yang mendampingi perjalanan sembuh Anda, mulai dari pemeriksaan awal hingga pemulihan total.

Artikel ditulis oleh dr. Mochamad Sri Herlambang, Sp.U. FICS (Dokter Spesialis Bedah Urologi RS EMC Tangerang).