Menjaga kesehatan gigi sangat besar dampaknya terhadap tumbuh kembang anak Anda. Gigi dan mulut yang tidak terawat akan memicu timbulnya masalah kesehatan. Penyakit gigi dan mulut yang biasa terjadi pada gigi susu anak adalah gigi berlubang atau karies. Lubang pada gigi ini menyebabkan si kecil kesulitan mengunyah makanan. Akibatnya, anak menjadi malas makan dan kebutuhan gizinya tidak tercukupi. Kurangnya asupan gizi dapat menyebabkan perkembangan fisik menjadi terganggu.

Tidak hanya perkembangan fisik, masalah pada gusi dan gigi juga dapat memengaruhi penampilan. Anak dapat mengalami kehilangan kepercayaan diri saat bertemu dengan orang di sekitarnya jika kondisi gusi dan giginya kurang baik.

Untuk itu, Anda sebagai orang tua perlu mengajarkan anak mengenai kesehatan gigi dan mulut sejak kecil. Para ahli menyarankan agar orang tua membiasakan menyikat gigi anak sejak empat gigi susu pertama sudah tumbuh. Secara perlahan Anda dapat mengajarkan cara menyikat dan merawat gigi agar anak Anda dapat melakukannya sendiri. Usahakan untuk terus mendampingi anak Anda hingga ia berusia setidaknya 6 tahun dan menuntunnya agar dapat menyikat giginya sendiri dengan baik dan benar.

Anda dapat mengajarkan agar anak terbiasa menyikat gigi dua kali sehari. Bila sudah terbiasa, akan semakin mudah membuat anak rutin menggosok gigi setiap hari. Namun, terkadang inilah tantangan bagi Anda sebagai orang tua. Anak seringkali tidak tertarik dan malas untuk menggosok gigi. Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara menyenangkan yang dapat Anda lakukan agar anak rajin menggosok gigi, seperti cara berikut.

  1. Gunakan kartun dan video

Mengajarkan anak menggosok gigi tidak selalu harus dilakukan di kamar mandi. Selain rentan merasa bosan, si kecil mungkin mengalami kesulitan mengikuti teknik menggosok gigi yang Anda ajarkan.

Sebagai solusi, Anda dapat menggunakan kartun dan video mengenai pentingnya menggosok gigi yang menampilkan tokoh-tokoh lucu namun tetap edukatif. Saat ini, sangat mudah menemukan video dan kartun mengenai kesehatan gigi anak di berbagai situs penyedia video. Video dan kartun tersebut umumnya menampilkan cara menggosok gigi yang baik dan benar dan juga cerita-cerita menarik mengenai akibat dari jarang menggosok gigi. Dengan menonton kebiasaan menggosok gigi dari tokoh yang mereka sukai, si kecil cenderung akan menirunya. 

  1. Gosok gigi bersama

Anak kecil memiliki kecenderungan melakukan hal yang biasa dilihatnya, terlebih yang dilakukan oleh orang tuanya. Hal ini dapat Anda manfaatkan untuk mengajarkan kebiasaan yang baik, termasuk dalam menjaga kesehatan mulut dan gigi anak. Sisihkan waktu Anda setiap pagi dan sebelum tidur untuk mengajak anak menyikat gigi bersama. Usahakan untuk mengajarkan metode menyikat gigi yang benar agar anak Anda terbiasa mempraktikkannya hingga bisa menggosok gigi sendiri di pagi dan malam hari.

  1. Memutar lagu sambil menggosok gigi

Sikat gigi idealnya dilakukan selama dua menit. Sayangnya, menyikat gigi selama dua menit bagi anak Anda dapat menjadi hal yang sangat membosankan. Selain bosan, anak juga belum mampu menghitung sendiri waktu dua menit tersebut. Sebagai orang tua yang kreatif, Anda dapat mengakalinya dengan memutar lagu anak-anak favorit si kecil yang memiliki durasi kurang lebih dua menit sambil menggosok gigi. Trik ini membuat durasi anak menyikat gigi menjadi lebih akurat dan mencegah si kecil bosan. 

  1. Biarkan anak memilih sikat dan pasta gigi

Kini, sikat gigi untuk anak-anak didesain khusus dengan tokoh kartun, karakter superhero, dan warna-warna yang cerah agar tampak menarik bagi si kecil. Saat membeli sikat gigi, biarkan si kecil memilih sendiri sikat gigi yang disukainya. Anda hanya perlu memastikan bulu sikat dan ukuran sikat gigi yang dipilih si kecil sesuai dengan kondisi gigi dan gusi serta usia si kecil.

Selain sikat gigi, pasta gigi dengan rasa yang diformulasikan khusus untuk anak juga sudah banyak beredar di pasaran. Dibandingkan dengan pasta gigi dewasa yang kebanyakan memiliki rasa mint, pasta gigi anak-anak memiliki rasa yang beragam mulai dari buah-buahan hingga permen. Agar semakin semangat menggosok gigi, ajak si kecil memilih pasta gigi dengan rasa favoritnya. Namun, Anda perlu memastikan pasta gigi tersebut tidak mengandung fluoride yang berbahaya jika tertelan.

  1. Berikan pujian dan hadiah

Jika si kecil sudah rutin menggosok gigi dengan metode yang benar tanpa disuruh, Anda bisa memberikan apresiasi berupa pujian atau bahkan hadiah. Pujian dan hadiah ini membuat si kecil menjadi lebih termotivasi untuk rajin sikat gigi di kemudian hari. Tak perlu hadiah yang mahal, cukup dengan memberikan si kecil makanan kesukaannya atau memberikannya waktu bermain tambahan. Tujuan utamanya adalah agar si kecil semakin terbiasa untuk menyikat gigi secara rutin dua kali sehari selama dua menit. 

Itulah cara-cara kreatif yang bisa menjadi inspirasi bagi Anda untuk mengajarkan si kecil pentingnya menyikat gigi secara rutin. Dimulai dengan menggosok gigi, si kecil akan terbiasa menjaga kesehatan tubuh sejak dini agar tidak mudah terserang penyakit dan lebih disiplin dalam kehidupannya sehari-hari. #LiveExcellently