Tremor adalah kondisi gemetar yang sering dianggap wajar dan tidak berbahaya. Banyak orang mengaitkan tremor dengan kelelahan, stres, atau faktor usia. Padahal, dalam dunia medis, tremor bisa menjadi gejala gangguan saraf termasuk penyakit Parkinson. Salah satu jenis tremor yang perlu mendapat perhatian khusus adalah tremor saat istirahat atau resting tremor, yang dikenal sebagai tanda khas Parkinson.
Dalam praktik kesehatan, tremor sering menjadi alasan awal seseorang mencari pertolongan medis. Karena itu, memahami jenis tremor terutama tremor Parkinson sangat penting untuk membantu deteksi dini dan mencegah keterlambatan penanganan.
Apa Itu Tremor Saat Istirahat?
Tremor saat istirahat adalah kondisi ketika tangan atau bagian tubuh lain bergetar meskipun sedang tidak digunakan. Contohnya, saat tangan diletakkan di pangkuan, saat duduk santai menonton televisi, atau ketika tubuh berada dalam posisi diam.
Yang membuat tremor ini berbeda dari tremor biasa adalah polanya. Gemetar justru muncul saat tubuh sedang rileks, lalu berkurang atau menghilang sesaat ketika tangan mulai digerakkan, lalu timbul kembali.
Secara medis, pola tremor seperti ini merupakan ciri penting penyakit Parkinson. Karena itu, tremor saat istirahat sebaiknya tidak dianggap sebagai gemetar biasa, terutama jika terjadi berulang dan menetap.
Ciri Khas Tremor Parkinson
Tremor pada Parkinson memiliki karakteristik yang cukup khas dan berbeda dari jenis tremor lain, antara lain:
- Tremor muncul saat istirahat atau saat tubuh dalam kondisi diam
- Tremor dimulai dari satu sisi tubuh, kiri ataupun kanan dan dapat terjadi pada tangan ataupun kaki.
- Gerakan tremor halus, ritmis, dan konsisten
- Jari tangan dapat bergerak seperti sedang menggulung benda kecil
- Tremor dapat semakin terlihat saat stres, cemas, atau kelelahan
Seiring perkembangan penyakit, tremor dapat menyebar ke sisi tubuh lain.
Kapan Tremor Perlu Diwaspadai?
Tremor perlu diwaspadai apabila muncul secara terus-menerus terutama saat istirahat, berlangsung selama beberapa minggu, terjadi pada satu sisi tubuh, dan disertai perubahan gerakan, postur, atau keseimbangan.
Dalam kondisi tersebut, pemeriksaan ke dokter terutama dokter spesialis neurologi sangat dianjurkan. Pemeriksaan sejak dini membantu memastikan apakah tremor berkaitan dengan Parkinson atau disebabkan oleh kondisi lainnya.
Tremor saat istirahat merupakan salah satu tanda khas Parkinson yang sering tidak disadari. Meski tremor tidak selalu berarti Parkinson, memahami karakteristik tremor Parkinson dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mendorong deteksi dini.
Artikel ditulis oleh dr. Gloria Tanjung, Sp.N (Dokter Spesialis Neurologi / Saraf RS EMC Alam Sutera & Sentul).