Siku Nyeri Saat Bekerja atau Bermain Raket? Kenali Tennis Elbow

Nyeri pada siku saat beraktivitas memang sangat mengganggu, baik ketika Anda sedang fokus mengejar deadline di depan laptop maupun saat sedang asyik bermain di lapangan. Kondisi yang Anda maksud ini sangat tepat: secara medis dikenal sebagai Tennis Elbow (Epikondilitis Lateral).

Meskipun namanya membawa kata "tennis", faktanya sebagian besar penderita kondisi ini justru bukan karena bermain tenis.

Apa Itu Tennis Elbow?

Tennis elbow adalah kondisi peradangan atau cedera kecil pada tendon yang menghubungkan otot-otot lengan bawah ke tonjolan tulang di bagian luar siku. Otot-otot ini berfungsi untuk menggerakkan pergelangan tangan Anda ke atas (ekstensi) dan menggenggam.

Ketika otot dan tendon ini digunakan secara terus-menerus dalam gerakan yang berulang (repetitive strain), mereka akan mengalami kelelahan dan robekan mikro, yang akhirnya memicu rasa nyeri.

Mengapa Bisa Terjadi di Berbagai Aktivitas?

Kondisi ini bisa menyerang siapa saja yang melakukan gerakan pergelangan tangan dan lengan bawah yang monoton dan berulang. Berikut adalah beberapa pemicu utamanya:

1. Olahraga Raket (Badminton, Padel, Tenis)

  • Penyebab: Teknik memukul yang salah (misalnya backhand yang dipaksakan menggunakan kekuatan pergelangan tangan, bukan lengan/bahu), senar raket yang terlalu kencang, atau ukuran grip raket yang tidak sesuai.
  • Dampaknya: Getaran dari benturan raket dengan kok atau bola langsung merambat dan membebani tendon siku luar.

2. Pekerjaan Kantor (Bekerja dengan Komputer)

  • Penyebab: Mengetik atau menggunakan mouse berjam-jam dengan posisi pergelangan tangan yang terlalu menekuk ke atas atau menggantung tanpa sandaran (ergonomis yang buruk).
  • Dampaknya: Otot lengan bawah terus-menerus tegang secara statis, menyebabkan aliran darah berkurang dan memicu peradangan kronis.

3. Aktivitas Rumah Tangga & Pekerjaan Fisik Lainnya

  • Memotong dahan pohon, mengecat dinding, memutar obeng, menggunakan gunting besar, atau bahkan memotong bahan makanan di dapur dalam jumlah banyak secara terus-menerus.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

  • Rasa nyeri atau sensasi terbakar di bagian luar siku.
  • Nyeri yang menjalar dari siku turun ke lengan bawah hingga pergelangan tangan.
  • Kekuatan cengkeraman tangan melemah (misalnya terasa sakit saat menjabat tangan, memutar gagang pintu, atau memegang cangkir kopi).
  • Siku terasa kaku, terutama di pagi hari.

Langkah Pertama untuk Mengatasinya

Jika Anda mulai merasakan gejala-gejala di atas, jangan diabaikan atau dipaksa terus beraktivitas.

  1. Rest (Istirahat): Hentikan sejenak aktivitas yang memicu nyeri (baik bermain raket maupun mengetik berlebihan).
  2. Ice (Kompres Dingin): Kompres area siku yang nyeri menggunakan es yang dibalut kain selama 15–20 menit, 3-4 kali sehari untuk meredakan peradangan.
  3. Ergonomis & Alat Bantu:
    • Di tempat kerja: Gunakan mouse pad dengan bantalan pergelangan tangan (wrist rest) dan atur posisi kursi agar siku membentuk sudut 90 derajat.
    • Saat olahraga: Gunakan elbow brace atau counterforce brace (bebat khusus siku) untuk mengurangi beban pada tendon saat Anda harus kembali beraktivitas.
  4. Peregangan Lembut: Lakukan peregangan otot lengan bawah secara perlahan jika nyeri akut sudah berkurang.

Catatan Penting: Jika nyeri menetap lebih dari beberapa minggu, semakin memburuk, atau mengganggu tidur, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter spesialis ortopedi.

Artikel ditulis oleh dr. Jansen, Sp.OT, Subsp.OBS (K) (Dokter Spesialis Ortopedi & Traumatologi, Subspesialis Konsultan Shoulder & Elbow RS EMC Pulomas).