Shoulder pain atau nyeri bahu adalah keluhan yang cukup sering dialami oleh banyak orang, baik usia muda maupun lanjut usia. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat mengangkat tangan, membawa barang, atau bahkan saat beristirahat.
Nyeri bahu bisa muncul secara perlahan maupun tiba-tiba, tergantung penyebab yang mendasarinya. Oleh karena itu, penting untuk memahami apa saja faktor penyebab shoulder pain agar penanganannya dapat dilakukan dengan tepat.
Apa Itu Shoulder Pain?
Shoulder pain adalah rasa nyeri atau tidak nyaman pada area bahu yang dapat melibatkan otot, sendi, tendon, ligamen, maupun saraf di sekitar bahu. Bahu sendiri merupakan salah satu sendi yang paling aktif bergerak dalam tubuh, sehingga lebih rentan mengalami cedera atau gangguan.
Keluhan nyeri dapat terasa ringan hingga berat, bahkan pada beberapa kasus dapat membatasi pergerakan lengan.
Penyebab Shoulder Pain
Berikut beberapa penyebab shoulder pain yang paling umum:
1. Cedera Otot atau Tendon
Aktivitas berulang, olahraga berat, atau mengangkat beban dapat menyebabkan otot dan tendon di bahu mengalami cedera atau peradangan.
2. Frozen Shoulder
Frozen shoulder menyebabkan bahu terasa kaku dan sulit digerakkan. Kondisi ini biasanya berkembang secara bertahap dan dapat berlangsung dalam waktu lama.
3. Tendinitis
Tendinitis adalah peradangan pada tendon bahu yang sering terjadi akibat penggunaan bahu berlebihan.
4. Dislokasi Bahu
Dislokasi terjadi ketika tulang bahu bergeser dari posisi normalnya, biasanya akibat cedera atau benturan keras.
5. Arthritis
Radang sendi pada bahu dapat menyebabkan nyeri, kaku, dan pergerakan menjadi terbatas.
6. Postur Tubuh yang Buruk
Duduk terlalu lama dengan posisi yang salah atau sering membungkuk juga dapat memicu nyeri pada bahu dan leher.
Gejala Shoulder Pain
Gejala shoulder pain dapat berbeda pada setiap orang, namun umumnya meliputi:
- Nyeri saat mengangkat tangan
- Bahu terasa kaku
- Sulit menggerakkan lengan
- Nyeri yang menjalar ke leher atau lengan
- Bunyi “klik” saat bahu digerakkan
- Otot bahu terasa lemah
Cara Mengatasi Shoulder Pain
Penanganan shoulder pain tergantung pada penyebabnya. Beberapa cara yang dapat membantu meredakan nyeri bahu antara lain:
- Istirahat yang Cukup
Kurangi aktivitas yang membebani bahu agar otot dan sendi dapat pulih.
- Kompres Dingin atau Hangat
Kompres dingin membantu mengurangi peradangan, sedangkan kompres hangat dapat membantu melemaskan otot.
- Peregangan dan Fisioterapi
Latihan peregangan ringan dapat membantu meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi kekakuan pada bahu.
- Perbaiki Postur Tubuh
Pastikan posisi duduk dan bekerja tetap ergonomis untuk mengurangi tekanan pada bahu.
Konsultasi ke Dokter
Jika nyeri berlangsung lama, semakin berat, atau disertai keterbatasan gerak, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Kapan Harus Waspada?
Segera cari pertolongan medis apabila shoulder pain disertai:
- Nyeri hebat setelah cedera
- Bahu sulit digerakkan sama sekali
- Bengkak atau perubahan bentuk pada bahu
- Demam atau kemerahan
- Nyeri menjalar hingga dada
Segera Tangani Shoulder Pain Sejak Dini
Shoulder pain dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari cedera ringan hingga gangguan sendi dan otot yang lebih serius. Mengenali penyebab dan gejalanya sejak awal dapat membantu penanganan menjadi lebih efektif.
Menjaga postur tubuh, menghindari aktivitas berlebihan, dan melakukan peregangan secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan bahu serta mengurangi risiko nyeri di kemudian hari.
Artikel ditulis oleh dr. Moch. Nagieb, Sp.OT (K), FICS (Spesialis Ortopedi dan Traumatologi RS EMC Alam Sutera).