Sakit kepala merupakan keluhan yang cukup sering dialami dan umumnya tidak berbahaya. Namun, sakit kepala yang sangat hebat dan muncul secara tiba-tiba perlu diwaspadai, terutama jika terasa berbeda dari sakit kepala yang biasanya dialami.
Salah satu kondisi serius yang dapat menyebabkan sakit kepala hebat mendadak adalah aneurisma otak yang pecah. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan di sekitar otak dan membutuhkan penanganan medis segera.
Apa Itu Aneurisma Otak?
Aneurisma otak adalah tonjolan atau pelebaran pada dinding pembuluh darah di otak yang terjadi akibat adanya kelemahan pada dinding pembuluh darah tersebut.
Aneurisma yang belum pecah terkadang tidak menimbulkan gejala sehingga seseorang dapat tidak menyadarinya. Namun, ketika aneurisma pecah, darah dapat keluar ke sekitar otak dan menyebabkan kondisi yang serius.
Aneurisma Otak Biasanya Terjadi pada Siapa?
Aneurisma otak dapat terjadi pada siapa saja. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya, antara lain:
- Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol
- Kebiasaan merokok
- Riwayat keluarga dengan aneurisma otak
- Konsumsi alkohol secara berlebihan
- Kondisi atau penyakit tertentu yang dapat memengaruhi pembuluh darah
- Pernah mengalami cedera atau infeksi tertentu yang memengaruhi pembuluh darah, meskipun kondisi ini lebih jarang
Risiko dapat semakin meningkat apabila seseorang memiliki beberapa faktor risiko sekaligus, misalnya hipertensi yang tidak terkontrol disertai kebiasaan merokok.
Meski demikian, aneurisma juga dapat ditemukan pada orang yang tidak memiliki faktor risiko yang jelas. Jadi, memiliki faktor risiko bukan berarti seseorang pasti mengalami aneurisma, dan sebaliknya, seseorang tanpa faktor risiko tetap dapat mengalaminya.
Apa Saja Gejala Pembuluh Darah Otak Pecah?
Salah satu gejala yang paling khas adalah sakit kepala hebat yang muncul secara tiba-tiba. Sakit kepala dapat terasa sangat berat dan berbeda dari sakit kepala yang biasanya dialami.
Gejala lain yang dapat menyertai antara lain:
- Mual dan muntah
- Leher terasa kaku
- Sensitif terhadap cahaya
- Gangguan penglihatan
- Gangguan kesadaran atau sulit dibangunkan
- Kejang
- Kelemahan atau mati rasa pada salah satu sisi tubuh
- Kesulitan berbicara
Jika sakit kepala hebat muncul tiba-tiba, terutama jika disertai gejala-gejala tersebut, jangan menunggu hingga gejala membaik dengan sendirinya. Segera cari pertolongan medis.
Bagaimana Aneurisma Otak Diperiksa?
Untuk mengetahui kondisi pembuluh darah otak, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan pencitraan sesuai dengan kondisi dan gejala pasien. Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi adanya aneurisma maupun perdarahan di otak.
Pada kondisi tertentu, dokter dapat melakukan penegakan diagnosis melalui Diagnostic Cerebral Angiography atau DSA Cerebral, yaitu tindakan minimal invasif yang dilakukan menggunakan kateter diagnostik melalui pembuluh darah untuk mengetahui masalah pada pembuluh darah otak.
Selanjutnya, setelah diagnosis ditegakkan melalui DSA Cerebral, salah satu metode yang dapat digunakan untuk menangani aneurisma tertentu adalah coiling.
Apa Itu Coiling?
Coiling merupakan prosedur minimal invasif untuk menangani aneurisma dengan memasukkan kateter melalui pembuluh darah menuju lokasi aneurisma. Selanjutnya, dokter menempatkan coil khusus di dalam aneurisma untuk membantu menyumbat aliran darah yang masuk ke kantong aneurisma sehingga dapat menurunkan risiko perdarahan.
Tidak semua aneurisma membutuhkan prosedur yang sama. Jenis pemeriksaan dan tindakan akan ditentukan oleh dokter berdasarkan lokasi, ukuran, bentuk aneurisma, kondisi pasien, serta faktor lainnya.
Kapan Harus Segera ke Rumah Sakit?
Jangan mengabaikan sakit kepala hebat yang muncul secara tiba-tiba, terutama jika merupakan sakit kepala terberat yang pernah dirasakan atau disertai:
- Mual dan muntah
- Leher kaku
- Kejang
- Gangguan penglihatan
- Kelemahan atau mati rasa pada anggota tubuh
- Kesulitan berbicara
- Penurunan atau gangguan kesadaran
Gejala tersebut dapat menjadi tanda kondisi kegawatdaruratan pada otak dan membutuhkan evaluasi serta penanganan medis segera.
Sobat EMC, jangan anggap remeh sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba. Kenali gejalanya dan segera cari pertolongan medis apabila mengalami tanda-tanda yang mengkhawatirkan. Semakin cepat kondisi diketahui dan ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Artikel ditulis oleh dr. Nezzar Erraldin, Sp.N (Dokter Spesialis Neurologi / Saraf RS EMC Cibitung & Pekayon).