Menemukan benjolan di leher tentu bisa menimbulkan rasa cemas. Banyak orang langsung mengira benjolan tersebut adalah kanker atau berpikir bahwa satu-satunya cara mengatasinya adalah melalui operasi. Padahal, tidak semua benjolan di leher berbahaya, dan tidak semua nodul tiroid memerlukan operasi.
Seiring berkembangnya teknologi medis, kini tersedia salah satu pilihan terapi minimal invasif yang dapat digunakan pada kasus tertentu, yaitu Microwave Ablation (MWA). Terapi ini dapat menjadi alternatif untuk menangani nodul tiroid tanpa sayatan besar, tentunya setelah melalui evaluasi oleh dokter spesialis.
Apa Itu Nodul Tiroid?
Nodul tiroid adalah benjolan yang tumbuh pada kelenjar tiroid, yaitu kelenjar berbentuk kupu-kupu yang berada di bagian depan leher. Kelenjar ini berfungsi menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme tubuh.
Sebagian besar nodul tiroid bersifat jinak dan tidak menimbulkan keluhan. Namun, pada beberapa orang, nodul dapat membesar sehingga menyebabkan:
- Benjolan di leher yang semakin terlihat.
- Rasa mengganjal atau tidak nyaman di leher.
- Sulit menelan.
- Suara serak.
- Rasa tertekan di leher, terutama saat berbaring.
Karena gejalanya dapat menyerupai kondisi lain, pemeriksaan oleh dokter sangat penting untuk mengetahui jenis dan penyebab nodul.
Apa Itu Microwave Ablation (MWA)?
Microwave Ablation (MWA) adalah prosedur minimal invasif yang menggunakan energi gelombang mikro untuk menghasilkan panas dan menghancurkan jaringan nodul tiroid secara terarah.
Dalam prosedur ini, dokter memasukkan jarum khusus ke dalam nodul dengan bantuan USG (ultrasonografi) sebagai panduan. Energi panas yang dihasilkan akan mengecilkan jaringan nodul secara bertahap, sementara jaringan tiroid yang sehat di sekitarnya tetap diupayakan untuk dipertahankan.
Karena tidak memerlukan sayatan besar, prosedur ini umumnya memberikan kenyamanan lebih bagi pasien dibandingkan operasi konvensional pada kasus yang memenuhi syarat.
Siapa yang Dapat Menjalani MWA?
MWA tidak ditujukan untuk semua pasien dengan nodul tiroid.
Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk wawancara medis, pemeriksaan fisik, USG tiroid, dan bila diperlukan biopsi (FNAB), untuk memastikan karakteristik nodul.
MWA dapat menjadi salah satu pilihan pada pasien dengan:
- Nodul tiroid jinak yang telah dipastikan melalui pemeriksaan.
- Nodul yang terus membesar.
- Keluhan seperti sulit menelan, rasa tertekan, atau benjolan yang mengganggu penampilan.
- Kondisi tertentu yang membuat pasien ingin menghindari operasi, selama sesuai dengan pertimbangan medis.
Setiap keputusan terapi akan disesuaikan dengan ukuran, lokasi, jenis nodul, dan kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan.
Apa Keunggulan MWA?
Dibandingkan tindakan operasi pada kasus yang sesuai, MWA memiliki beberapa keunggulan, antara lain:
- Prosedur minimal invasif tanpa sayatan besar.
- Dilakukan dengan panduan USG sehingga lebih presisi.
- Waktu tindakan relatif singkat.
- Masa pemulihan umumnya lebih cepat.
- Bekas tindakan sangat minimal.
- Risiko gangguan pada jaringan sehat di sekitar nodul dapat diminimalkan dengan teknik yang tepat.
Meskipun demikian, setiap prosedur medis tetap memiliki manfaat dan risiko yang akan dijelaskan oleh dokter sebelum tindakan dilakukan.
Apakah Nodul Tiroid Selalu Harus Diobati?
Tidak.
Banyak nodul tiroid yang berukuran kecil dan tidak menimbulkan keluhan hanya memerlukan pemantauan berkala. Penanganan baru dipertimbangkan apabila nodul membesar, menimbulkan gejala, mengganggu kualitas hidup, atau ditemukan tanda-tanda yang memerlukan terapi lebih lanjut.
Oleh karena itu, pemeriksaan rutin sangat penting agar perubahan pada nodul dapat terdeteksi sejak dini.
Kapan Harus Berkonsultasi ke Dokter?
Segera periksakan diri apabila Anda mengalami:
- Benjolan di bagian depan leher.
- Benjolan yang semakin membesar.
- Sulit menelan atau terasa mengganjal.
- Suara serak tanpa penyebab yang jelas.
- Rasa tertekan di leher.
- Hasil USG menunjukkan adanya nodul tiroid dan ingin mengetahui pilihan penanganannya.
Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan apakah nodul cukup dipantau, memerlukan terapi MWA, atau membutuhkan penanganan lain yang lebih sesuai.
Segera Konsultasi Bersama Dokter Spesialis
Nodul tiroid tidak selalu memerlukan operasi. Berkat perkembangan teknologi medis, Microwave Ablation (MWA) menjadi salah satu pilihan terapi minimal invasif yang dapat dipertimbangkan pada pasien dengan nodul tiroid tertentu.
Namun, tidak semua nodul dapat ditangani dengan MWA. Penentuan terapi harus didasarkan pada hasil pemeriksaan menyeluruh oleh dokter spesialis. Jika Anda menemukan benjolan di leher atau telah didiagnosis memiliki nodul tiroid, jangan ragu untuk berkonsultasi. Penanganan yang tepat sejak dini dapat membantu mengatasi keluhan sekaligus menjaga fungsi kelenjar tiroid tetap optimal.
Artikel ditulis oleh oleh dr. Amir Juliansyah, Sp.B, Subsp. Onk(K) (Dokter Spesialis Bedah – Subspesialis Bedah Konsultan Onkologi RS EMC Pekayon).