Mengenal Dokter Hematologi Onkologi Medik dan Perannya dalam Pengobatan Kanker

Mendengar diagnosis kanker tentu bukan hal yang mudah. Selain memikirkan kondisi kesehatan, banyak pasien dan keluarga juga bingung, “Setelah dinyatakan kanker, harus berobat ke dokter apa?” Pertanyaan ini wajar karena pengobatan kanker dapat melibatkan beberapa dokter dengan peran yang berbeda.

Salah satu dokter yang berperan penting dalam pengobatan kanker adalah Dokter Hematologi Onkologi Medik (HOM).

Mengenal Dokter Hematologi Onkologi Medik

Dokter Hematologi Onkologi Medik merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan keahlian khusus dalam menangani seluruh penyakit kanker, baik kanker padat maupun kanker darah pada orang dewasa. Di Indonesia, bidang ini merupakan subspesialisasi dari penyakit dalam.

Dalam pengobatan kanker, dokter Hematologi Onkologi Medik berfokus terutama pada terapi kanker sistemik atau terapi kanker menggunakan obat, seperti kemoterapi, terapi target, imunoterapi, dan terapi hormonal sesuai jenis kanker dan kondisi pasien. Dokter juga dapat memantau respons terapi serta membantu menangani efek samping pengobatan.

Apa Saja yang Ditangani Dokter Hematologi Onkologi Medik?

Dokter Hematologi Onkologi Medik menangani berbagai penyakit kanker dan kelainan darah, antara lain:

  • Kanker pada berbagai organ misalnya (payudara, usus, hati, tenggorokan, paru-paru, ginjal, pankreas, prostat dll)
  • Leukemia
  • Limfoma
  • Multiple myeloma
  • Kelainan darah 

Untuk pasien kanker, dokter akan menentukan terapi berdasarkan jenis kanker, stadium, hasil pemeriksaan, kondisi kesehatan, serta karakteristik kanker. Pada kondisi tertentu, pengobatan juga dapat dilakukan bersama dokter bedah, dokter radioterapi, dan spesialis lainnya dalam tim multidisiplin.

Apa Saja Jenis Terapi Kanker yang Dilakukan Dokter Hematologi Onkologi Medik?

Salah satu peran utama Dokter Hematologi Onkologi Medik adalah menentukan dan mengelola terapi sistemik untuk kanker. Beberapa jenis terapi yang dapat digunakan meliputi:

  • Kemoterapi, yaitu penggunaan obat untuk menghambat atau menghancurkan sel kanker.
  • Terapi target, yaitu obat yang bekerja dengan menargetkan secara spesifik sel kanker.
  • Imunoterapi, yaitu pengobatan dengan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker.
  • Terapi hormonal, yang dapat digunakan pada jenis kanker tertentu yang pertumbuhannya dipengaruhi oleh hormone, seperti kanker payudara dan kanker prostat.

Tidak semua pasien mendapatkan jenis terapi yang sama. Dokter akan menentukan pilihan pengobatan berdasarkan kondisi pasien dan jenis kanker.

BACA JUGA: Hematologi Onkologi Medik, terkait Kanker Darah dan Organ Tubuh

Kapan Harus ke Dokter Hematologi Onkologi Medik?

Konsultasikan dengan dokter Hematologi Onkologi Medik jika ada kecurigaan yang mengarah terhadap kanker untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan. 

Konsultasi juga penting ketika pasien sedang menjalani pengobatan kanker dan membutuhkan evaluasi terhadap respons terapi maupun efek samping yang muncul.

Konsultasi Dokter Hematologi Onkologi 

Mendapatkan diagnosis kanker bukan berarti harus menghadapi semuanya sendiri. Dokter Hematologi Onkologi Medik dapat membantu mengevaluasi kondisi, menentukan pilihan terapi yang sesuai, serta memantau perjalanan pengobatan secara menyeluruh sesuai kebutuhan medis pasien.

Jangan biarkan kebingungan menunda langkah pengobatan. Konsultasikan kondisi Anda dengan Dokter Hematologi Onkologi Medik untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.

Artikel ditulis oleh dr. Ryan Ardian Saputra, Sp.PD, Subsp. H.Onk.M (K) (Spesialis Penyakit Dalam - Konsultan Hemato Onkologi Medik RS EMC Alam Sutera & Tangerang).