Gangguan pendengaran tidak selalu dapat diatasi hanya dengan obat atau alat bantu dengar. Pada kondisi tertentu, dokter THT dapat mempertimbangkan tindakan pembedahan pada gangguan pendengaran dan telinga dalampada kasus yang berat dan sangat fatal, termasuk prosedur yang melibatkan koklea atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai rumah siput. Untuk masuk ke rumah siput tersebut dengan jalur cochleostomy.
Bagi sebagian orang, istilah ini mungkin terdengar asing. Sebenarnya, cochleostomy merupakan prosedur yang dilakukan untuk membuat akses atau bukaan kecil menuju koklea sehingga dokter dapat melakukan tindakan tertentu pada telinga dalam.
Apa Itu Cochleostomy?
Secara medis, cochleostomy adalah prosedur bedah dengan membuat bukaan pada bagian tertentu dari koklea untuk mendapatkan akses ke ruang di dalam rumah siput.
Koklea merupakan struktur berbentuk seperti rumah siput yang berada di telinga dalam. Di dalamnya terdapat sel-sel sensorik yang berperan mengubah energy mekanik suara menjadi sinyal listrik yang kemudian diteruskan melalui saraf pendengaran ke otak.
Mengapa Dokter Perlu Membuat Akses ke Koklea?
Akses ke koklea dapat diperlukan dalam kondisi atau prosedur medis tertentu. Salah satu penggunaannya yang dikenal adalah sebagai jalur untuk memasukkan elektroda pada operasi cochlear implant.
Namun, penting dipahami bahwa tidak setiap cochleostomy berarti pasien akan menjalani cochlear implant. Keputusan mengenai teknik dan tujuan prosedur akan bergantung pada diagnosis serta kondisi telinga pasien.
Bagaimana Prosedur Cochleostomy Dilakukan?
Prosedur dilakukan oleh Dokter Spesialis THT Bedah Kepala dan Leher dengan teknik bedah mikro menggunakan instrumen khusus.
Secara umum, dokter akan mengakses bagian telinga tengah hingga mencapai area koklea. Setelah lokasi yang tepat ditentukan, dibuat bukaan kecil pada bagian koklea yang sesuai dengan tujuan tindakan.
Apabila cochleostomy dilakukan sebagai bagian dari operasi cochlear implant, akses tersebut kemudian dapat digunakan untuk memasukkan elektroda ke dalam koklea.
Teknik operasi dapat berbeda pada setiap pasien, termasuk pemilihan lokasi akses dan metode pemasangan elektroda. Dokter akan menentukan teknik berdasarkan anatomi telinga, kondisi pendengaran, serta kebutuhan pasien.
Apakah Cochleostomy Sama dengan Cochlear Implant?
Cochleostomy adalah prosedur membuat akses menuju koklea, sedangkan cochlear implant adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk membantu memberikan stimulasi pendengaran pada pasien yang memenuhi kriteria.
Keduanya dapat berkaitan karena cochleostomy dapat menjadi salah satu jalur yang digunakan dalam pemasangan cochlear implant.
Apakah Semua Gangguan Pendengaran Membutuhkan Cochleostomy?
Tidak. Cochleostomy merupakan prosedur khusus ke telinga dalam yang hanya dilakukan apabila terdapat indikasi medis yang jelas.
Pasien dengan gangguan pendengaran perlu menjalani pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui jenis dan derajat gangguan pendengarannya. Dokter dapat melakukan pemeriksaan pendengaran dan pemeriksaan penunjang lainnya sebelum menentukan apakah tindakan pembedahan diperlukan.
Jangan Menentukan Sendiri Jenis Operasinya
Gangguan pendengaran memiliki banyak penyebab dan tidak semuanya memerlukan tindakan operasi. Jika alat bantu dengar tidak lagi memberikan manfaat yang optimal atau terdapat gangguan pendengaran berat, sebaiknya dilakukan evaluasi lebih lanjut.
Konsultasikan kondisi pendengaran Anda dengan Dokter Spesialis THT Bedah Kepala dan Leher untuk mengetahui diagnosis dan pilihan terapi yang sesuai.
Pada seri berikutnya, kita akan mengenal lebih jauh cochlear implant, yaitu perangkat yang dapat dipasang pada koklea untuk membantu pasien dengan gangguan pendengaran tertentu.
Artikel ditulis oleh dr. Eko Teguh P, Sp.THT-KL (Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan – Bedah Kepala Leher RS EMC Alam Sutera).