Akhir-akhir ini, virus corona jadi perbincangan hangat bagi banyak orang. Bagaimana tidak, virus baru ini menyebar dengan begitu cepat. Bahkan pada bulan Februari 2020, virus ini telah menyebar hingga ke 29 wilayah di seluruh dunia.

2019 Novel Coronavirus atau yang lebih dikenal sebagai corona adalah virus yang menyerang sistem pernapasan manusia. Virus ini pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, lalu terus merebak ke seluruh dunia dan menjadi wabah global. Pada beberapa kasus, virus ini hanya menyebabkan infeksi pernapasan ringan. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan berbagai penyakit pernapasan berat jika tidak segera ditangani, seperti pneumonia, ISPA, Middle-East Respiratory Syndrome (MERS), dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS). 

Sebagai panduan, berikut adalah lima gejala dari infeksi virus corona:

1. Demam

Demam merupakan gejala paling umum yang muncul dari kondisi peradangan dan infeksi. Orang yang terpapar corona virus umunya akan mengalami demam akibat infeksi dan peradangan pada saluran pernapasan.

2. Batuk dan pilek

Banyak orang menganggap batuk dan pilek sebagai penyakit ringan yang tidak perlu dicemaskan, padahal batuk dan pilek bisa jadi salah satu gejala virus corona. Kondisi ini dapat terjadi karena corona virus menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan. Flu biasa umumnya tidak berbahaya dan tubuh bisa mulai pulih antara 3-7 hari, sedangkan jika terkena virus corona, gejala batuk pilek ini berkepanjangan dan gejalanya lebih parah dari flu biasa.

3. Gangguan pernapasan

Salah satu gejala spesifik dari virus corona adalah menyebabkan penyakit respirasi atau saluran pernapasan. Orang yang terpapar virus corona seringkali mengalami batuk dan sesak napas akut. Jika tidak ditangani dengan benar dan segera, kondisi ini dapat membahayakan nyawa penderitanya. 

4. Sakit tenggorokan

Sakit tenggorokan dapat terjadi akibat peradangan saluran napas yang disebabkan oleh corona virus. Meski tidak semua sakit tenggorokan merupakan gejala infeksi virus corona, namun jika Anda mengalami sakit tenggorokan yang berkepanjangan, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab dan penanganannya yang tepat.

5. Letih dan lemas

Rasa letih dan lemas berkepanjangan dapat menjadi salah satu gejala seseorang terkena infeksi virus corona. Penderita jadi merasa lebih sulit untuk beraktivitas dan menggerakkan anggota tubuhnya. Anda perlu berhati-hati jika mengalami rasa letih dan lemas yang berkepanjangan dan segera periksakan diri ke dokter.

Setelah mengetahui gejala yang kerap terjadi, ada baiknya jika Anda juga mengetahui bagaimana langkah-langkah untuk mencegah penularan virus corona. Anda bisa mulai dari membiasakan diri melakukan hal-hal yang kecil, seperti beberapa hal berikut:

  1. Sering cuci tangan pakai sabun

Mencuci tangan dengan sabun dapat menjadi salah satu langkah pencegahan yang paling sederhana untuk dilakukan. Anda bisa mulai membiasakan diri untuk mencuci tangan setelah bersentuhan dengan benda-benda yang terdapat di ruang publik, seperti pegangan pintu dan tombol lift. Membiasakan diri untuk melakukan hal tersebut dapat meminimalkan risiko terpapar bakteri, virus, dan kuman yang menempel pada benda-benda tersebut, termasuk menghindarkan diri dari paparan virus corona.

  1. Gunakan masker bila batuk dan pilek

Ketika mengalami batuk dan pilek, tubuh sedang berada pada kondisi yang tidak stabil dan lebih rentan terkena berbagai penyakit. Jika Anda sedang mengalami batuk dan pilek, ada baiknya jika Anda menggunakan masker untuk mencegah paparan virus, bakteri, dan kuman masuk ke dalam tubuh Anda yang sedang berada dalam keadaan rentan. Dengan menggunakan masker ketika Anda mengalami batuk dan pilek, Anda juga turut andil dalam melakukan pencegahan dan pengendalian virus di ruang publik.

  1. Konsumsi gizi seimbang, perbanyak sayur dan buah

Cara terbaik dalam menghadapi serangan virus adalah dengan menciptakan ketahanan tubuh yang kuat dan stabil. Ketahanan tubuh yang baik dapat dimulai dari asupan gizi seimbang dengan konsumsi sayur dan buah yang mencukupi. Sayur dan buah mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang bisa menjaga daya tahan tubuh Anda.

  1. Rajin olahraga dan istirahat yang cukup

Untuk mencegah tubuh terpapar virus corona, Anda perlu memastikan daya tahan tubuh Anda berada dalam kondisi prima. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk memperkuat daya tahan tubuh Anda adalah dengan rajin berolahraga dan memiliki waktu istirahat yang cukup serta berkualitas. Kombinasi dari dua hal ini dapat membantu Anda meminimalkan risiko terkena virus corona.

  1. Konsumsi daging yang dimasak hingga matang

Virus corona dicurigai berasal dari virus yang terdapat pada daging hewan dikonsumsi dalam kondisi yang tidak matang. Oleh karena itu, pastikan setiap makanan yang Anda konsumsi matang dengan sempurna. Langkah ini dilakukan tidak hanya untuk memperkecil kemungkinan penularan virus corona tapi juga berbagai penyakit lainnya yang diakibatkan oleh bakteri dan virus yang terdapat pada makanan setengah matang.

  1. Lakukan check-up

Untuk menghindarkan diri dari infeksi virus corona, ada baiknya Anda melakukan kontrol mandiri terhadap kesehatan diri Anda. Jika Anda mengalami gejala batuk, pilek, dan sesak napas yang berkepanjangan, segera periksakan diri ke rumah sakit. Berdiskusi dengan dokter dan melakukan pemeriksaan medis dapat membantu Anda mengetahui kondisi kesehatan Anda dengan tepat dan cepat.

Itulah beberapa hal yang penting untuk diketahui seputar virus corona. Jagalah kesehatan dengan meningkatkan imunitas tubuh Anda dan keluarga. Selain itu, terapkan langkah-langkah pencegahan di atas agar terjauh dari virus corona dan tetap #LiveExcellently.