Mendengar diagnosis kanker hepatobilier tentu bukan hal yang mudah. Banyak pasien dan keluarga kemudian bertanya, "Apakah masih ada pilihan pengobatan selain operasi atau kemoterapi?" Seiring berkembangnya dunia kedokteran, kini terdapat berbagai terapi yang dapat disesuaikan dengan kondisi pasien, salah satunya adalah imunoterapi.
Apa Itu Kanker Hepatobilier?
Kanker hepatobilier adalah kelompok kanker yang menyerang organ-organ pada sistem hepatobilier, yaitu:
- Kanker hati (hepatocellular carcinoma/HCC).
- Kanker saluran empedu (cholangiocarcinoma).
- Kanker kandung empedu.
Masing-masing memiliki karakteristik biologis, perjalanan penyakit, dan pilihan pengobatan yang berbeda. Oleh karena itu, penanganannya tidak dapat disamakan.
Apa Itu Imunoterapi?
Imunoterapi adalah salah satu terapi kanker modern paling mutakhir yang bekerja dengan membantu sistem kekebalan tubuh dalam mengenali dan melawan sel kanker. Pada kondisi normal, sistem imun sebenarnya mampu mengenali sel yang tidak normal. Namun, sel kanker memiliki kemampuan untuk "bersembunyi" atau menghambat respons sistem imun sehingga dapat terus berkembang.
Melalui imunoterapi, mekanisme pertahanan tubuh dapat kembali diaktifkan sehingga sistem imun memiliki peluang yang lebih baik untuk mengenali dan menyerang sel kanker.
Kapan Imunoterapi Dipertimbangkan?
Dokter akan mempertimbangkan terapi ini berdasarkan berbagai faktor, antara lain:
- Jenis kanker, misalnya kanker hati atau kanker saluran empedu.
- Stadium penyakit, apakah kanker masih dapat dioperasi atau sudah menyebar.
- Hasil pemeriksaan patologi dan biomarker, bila diperlukan.
- Kondisi fungsi hati dan kesehatan pasien secara keseluruhan.
- Riwayat pengobatan yang pernah dijalani.
Pada sebagian besar pasien dengan kanker hati stadium awal maupun stadium lanjut, imunoterapi dapat menjadi salah satu terapi pilihan, baik diberikan sendiri maupun dikombinasikan dengan terapi lain sesuai rekomendasi dokter. Pada kanker saluran empedu, imunoterapi juga dapat dipertimbangkan, terutama berdasarkan karakteristik biologis tumor dan hasil pemeriksaan yang dilakukan.
Apakah Imunoterapi Menggantikan Operasi atau Kemoterapi?
Tidak.
Imunoterapi bukan pengganti semua jenis pengobatan kanker.
Penanganan kanker hepatobilier sering kali melibatkan kombinasi beberapa metode, seperti:
- Operasi untuk mengangkat tumor bila masih memungkinkan.
- Ablasi atau terapi lokal pada kondisi tertentu.
- Kemoterapi. (TACE / TACI)
- Terapi target (targeted therapy).
- Imunoterapi
- Radioterapi pada indikasi tertentu.
Pemilihan terapi dilakukan secara individual dengan mempertimbangkan manfaat dan tujuan pengobatan bagi setiap pasien.
Apa Keuntungan Imunoterapi?
Imunoterapi dapat memberikan beberapa manfaat, seperti:
- Membantu sistem imun melawan sel kanker.
- Mengendalikan pertumbuhan kanker pada sebagian pasien.
- Efektifitas tinggi
- Efek samping yang relatif lebih ringan
- Dapat dikombinasikan dengan terapi lain sesuai rekomendasi dokter.
Konsultasikan Pilihan Terapi dengan Dokter Hemato Onkologi Medik
Perkembangan terapi kanker memberikan harapan baru bagi banyak pasien, termasuk melalui imunoterapi. Apabila Anda atau anggota keluarga didiagnosis menderita kanker hati, kanker saluran empedu, atau kanker kantung empedu, jangan ragu untuk berdiskusi dengan dokter mengenai seluruh pilihan terapi yang tersedia. Dengan pemeriksaan yang lengkap dan pendekatan yang bersifat individual, dokter dapat menentukan strategi pengobatan yang paling sesuai dengan kondisi setiap pasien.
Ingat, penanganan kanker hepatobilier yang tepat tidak hanya bergantung pada satu jenis terapi, tetapi pada kombinasi pengobatan yang dirancang khusus untuk memberikan hasil terbaik bagi setiap pasien.
Artikel ditulis oleh dr. Ryan Ardian Saputra, Sp.PD, Subsp. H.Onk.M (K) (Spesialis Penyakit Dalam - Konsultan Hemato Onkologi Medik RS EMC Alam Sutera & Tangerang).