Demam Tak Kunjung Turun? Waspadai Penyakit Kawasaki pada Anak

Penyakit Kawasaki adalah penyakit peradangan pada pembuluh darah yang umumnya menyerang anak anak. Penyakit Kawasaki pada anak sering kali sulit dikenali di awal karena gejalanya mirip flu biasa, seperti demam dan lemas.

Padahal, jika penyakit Kawasaki pada anak tidak ditangani dengan cepat, dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada jantung. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tanda awal penyakit Kawasaki sejak dini.

Tanda Awal Kawasaki pada Anak yang Sering Disalahartikan

Salah satu alasan penyakit Kawasaki pada anak sering terlambat didiagnosis adalah karena gejalanya mirip dengan flu atau infeksi ringan.

Beberapa tanda awal yang perlu diwaspadai:

  • Demam tinggi lebih dari 5 hari 
  • Mata merah tanpa kotoran 
  • Bibir kering, pecah-pecah, dan tampak merah 
  • Lidah tampak seperti stroberi 
  • Ruam pada kulit 
  • Pembengkakan pada tangan dan kaki 

Perbedaan Kawasaki dan Flu Biasa

Membedakan penyakit Kawasaki pada anak dengan flu sangat penting agar tidak terjadi keterlambatan penanganan.

Flu biasa:

  • Demam biasanya membaik dalam beberapa hari 
  • Disertai batuk dan pilek 
  • Kondisi anak membaik dengan istirahat 

Penyakit Kawasaki:

  • Demam tinggi tidak turun lebih dari 5 hari 
  • Tidak selalu disertai batuk pilek 
  • Muncul ruam, mata merah, dan perubahan pada bibir 

Penyebab dan Faktor Risiko Kawasaki pada Anak

Hingga saat ini, penyebab pasti penyakit Kawasaki pada anak belum diketahui. Namun, diduga berkaitan dengan respon sistem imun terhadap infeksi.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko:

  • Usia di bawah 5 tahun 
  • Sistem imun yang belum matang 
  • Faktor genetik 

Dampak dan Komplikasi yang Perlu Diwaspadai

Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit Kawasaki pada anak dapat menyebabkan komplikasi pada jantung, seperti:

  • Peradangan pembuluh darah koroner 
  • Gangguan fungsi jantung 
  • Risiko aneurisma pembuluh darah 

Komplikasi ini dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan anak.

Penanganan Penyakit Kawasaki pada Anak

Penanganan penyakit Kawasaki pada anak harus dilakukan secepat mungkin. Terapi biasanya meliputi pemberian imunoglobulin dan obat antiinflamasi untuk mengurangi peradangan.

Semakin cepat ditangani, semakin kecil risiko komplikasi yang terjadi.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Segera bawa anak ke dokter jika mengalami:

  • Demam lebih dari 5 hari 
  • Mata merah tanpa kotoran 
  • Bibir pecah-pecah dan merah 
  • Ruam pada kulit 

Deteksi dini sangat penting dalam penanganan penyakit Kawasaki pada anak.

Kesimpulan

Penyakit Kawasaki sering kali disalahartikan sebagai flu biasa karena gejalanya mirip. Padahal, kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan cepat. 

Artikel ini ditulis oleh Prof. Dr. dr. Najib Advani, Sp. A(K), MMed (Paed) (Dokter Spesialis Anak – Jantung (Cardiologist Pediatrician) dan juga merupakan Dokter Spesialis Penanganan Penyakit Kawasaki Disease di RS EMC Alam Sutera).