Demam Berdarah atau Sekadar Demam? Ini Tanda Penting yang Tidak Boleh Diabaikan

Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini cukup sering terjadi, terutama di daerah tropis, dan dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Banyak orang menganggap demam berdarah sebagai demam biasa. Padahal, kondisi ini dapat berkembang menjadi lebih serius jika tidak ditangani dengan tepat.

Apa Itu Demam Berdarah?

Demam berdarah terjadi ketika virus dengue masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi. Setelah masuk, virus akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan dapat menyebabkan penurunan trombosit.

Penurunan trombosit inilah yang menjadi salah satu ciri khas demam berdarah dan perlu dipantau dengan baik.

Gejala Demam Berdarah yang Perlu Diperhatikan

Gejala demam berdarah biasanya muncul secara tiba-tiba. Beberapa tanda yang sering terjadi antara lain:

  • Demam tinggi mendadak 
  • Sakit kepala 
  • Nyeri di belakang mata 
  • Nyeri otot dan sendi 
  • Mual atau muntah 
  • Muncul bintik merah pada kulit 

Pada beberapa kasus, demam berdarah juga dapat menyebabkan perdarahan ringan, seperti mimisan atau gusi berdarah.

Kapan Harus Waspada?

Tidak semua demam berarti demam berdarah. Namun, perlu perhatian lebih jika:

  • Demam tinggi tidak kunjung turun 
  • Tubuh terasa sangat lemas 
  • Terjadi penurunan trombosit 
  • Muncul tanda perdarahan 

Jika gejala tersebut muncul, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi yang terjadi.

Cara Penanganan Demam Berdarah

Penanganan demam berdarah berfokus pada menjaga kondisi tubuh tetap stabil. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Istirahat yang cukup 
  • Memenuhi kebutuhan cairan tubuh 
  • Mengonsumsi makanan bergizi 
  • Memantau kondisi tubuh secara berkala 

Dalam beberapa kasus, perawatan di fasilitas kesehatan mungkin diperlukan untuk pemantauan lebih lanjut.

Cara Mencegah Demam Berdarah

Pencegahan demam berdarah dapat dilakukan dengan mengurangi risiko gigitan nyamuk, seperti:

  • Menguras tempat penampungan air 
  • Menutup wadah air 
  • Menghindari genangan air 
  • Menggunakan lotion anti nyamuk 
  • Menjaga kebersihan lingkungan 

Langkah sederhana ini dapat membantu menurunkan risiko penularan demam berdarah.

BACA JUGA: Fakta dan Mitos Penyakit Demam Berdarah yang Penting Diketahui

Segera Lakukan Pencegahan Demam Berdarah

Demam berdarah adalah penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat berkembang menjadi kondisi serius. Gejalanya sering menyerupai demam biasa, sehingga mudah diabaikan.

Dengan mengenali tanda-tanda demam berdarah sejak dini dan melakukan pencegahan yang tepat, risiko komplikasi dapat dikurangi. Menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan tubuh menjadi langkah penting untuk melindungi diri dari demam berdarah.

Artikel ditulis oleh dr. Fajar Adesta, Sp.PD (Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS EMC Alam Sutera).