Banyak orang sering kali mengabaikan rasa nyeri di area bahu dan menganggapnya sebagai pegal biasa akibat kelelahan atau salah posisi tidur. Namun, jika rasa nyeri tersebut muncul secara spesifik setiap kali Anda mengangkat tangan seperti saat menyisir rambut, mengambil benda di rak tinggi, atau mengenakan pakaian kondisi ini memerlukan perhatian lebih.
Bahu adalah salah satu sendi paling fleksibel sekaligus paling kompleks di tubuh manusia. Rasa nyeri yang muncul saat lengan digerakkan ke atas bisa menjadi indikasi adanya masalah pada struktur sendi atau jaringan di sekitarnya.
Penyebab Bahu Terasa Nyeri Ketika Mengangkat Tangan
Berikut adalah beberapa penyebab medis umum yang membuat bahu terasa nyeri saat mengangkat tangan.
1. Rotator Cuff Impingement (Jepitan Otot Bahu)
Ini adalah salah satu penyebab paling sering dari nyeri bahu saat mengangkat tangan. Rotator cuff adalah kumpulan otot dan tendon yang mengelilingi sendi bahu untuk menjaga tulang lengan atas tetap stabil di dalam mangkuk bahu.
Impingement terjadi ketika tendon rotator cuff mengalami gesekan atau terjepit oleh tulang di atasnya (akromion) saat lengan diangkat. Kondisi ini biasanya memicu rasa nyeri yang tajam pada sudut tertentu ketika tangan diangkat ke atas atau ke samping (biasanya pada sudut 60 hingga 120 derajat).
2. Tendinitis atau Robekan Rotator Cuff
Jika jepitan pada otot bahu dibiarkan tanpa penanganan, tendon dapat mengalami peradangan kronis yang disebut tendinitis. Pada kasus yang lebih parah, akibat aktivitas berat yang berulang atau cedera mendadak, tendon tersebut bahkan bisa mengalami robekan (rotator cuff tear).
Selain nyeri saat mengangkat tangan, gejala robekan umumnya disertai dengan kelemahan pada lengan, sehingga Anda merasa kesulitan untuk menahan beban ringan sekalipun dalam posisi terangkat.
3. Frozen Shoulder (Adhesive Capsulitis)
Frozen shoulder adalah kondisi yang ditandai dengan kekakuan dan nyeri yang berkembang secara bertahap pada sendi bahu. Kondisi ini terjadi ketika jaringan ikat di sekitar sendi bahu menebal dan mengencang, sehingga membatasi ruang gerak sendi.
Pada fase awal, mengangkat tangan akan terasa sangat menyakitkan. Lama-kelamaan, rasa nyeri mungkin sedikit berkurang, namun bahu menjadi sangat kaku hingga benar-benar sulit atau tidak bisa diangkat sama sekali (seolah membeku).
4. Bursitis Bahu
Di dalam sendi bahu terdapat kantung berisi cairan kecil bernama bursa yang berfungsi sebagai bantalan peredam gesekan antara tulang dan tendon. Akibat gerakan lengan yang berulang-ulang di atas kepala (seperti saat berenang, bermain bulu tangkis, atau mengecat dinding), bursa ini bisa mengalami peradangan.
Bursitis menyebabkan area bahu menjadi sensitif, dan tekanan yang timbul saat lengan diangkat ke atas akan langsung memicu rasa nyeri yang mengganggu.
Gejala yang Memerlukan Pemeriksaan Dokter
Meskipun sebagian nyeri bahu ringan bisa membaik dengan istirahat, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis ortopedi atau fisioterapis jika mengalami kondisi berikut:
- Nyeri menetap atau semakin memburuk setelah lebih dari dua minggu.
- Nyeri terasa sangat hebat di malam hari hingga mengganggu tidur Anda.
- Lengan terasa lemas, mati rasa, atau kesemutan yang menjalar hingga ke jari tangan.
- Sendi bahu tampak berubah bentuk atau bengkak secara signifikan.
Penanganan Awal yang Aman di Rumah
Sebelum mendapatkan diagnosis pasti dari tenaga medis, ada beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi keluhan:
1. Istirahatkan Sendi
Hindari aktivitas yang mengharuskan Anda mengangkat lengan di atas kepala atau membawa beban berat untuk sementara waktu.
2. Terapi Dingin
Tempelkan kompres es yang dibalut kain pada area bahu yang nyeri selama 15–20 menit, sebanyak 3 hingga 4 kali sehari untuk meredakan peradangan.
3. Perbaiki Postur Tubuh
Hindari kebiasaan membungkuk saat duduk atau berdiri, karena postur yang buruk dapat mempersempit ruang di sendi bahu dan memperparah jepitan otot.
Segera Lakukan Pemeriksaan Bersama Dokter Spesialis
Nyeri bahu saat mengangkat tangan adalah sinyal dari tubuh bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada mekanisme gerak sendi Anda. Jangan terburu-buru melakukan pijat atau urut pada area bahu yang cedera tanpa tahu penyebab pastinya, karena berisiko memperparah robekan jaringan. Pemeriksaan medis yang tepat secara dini akan membantu Anda mendapatkan penanganan yang sesuai agar fungsi gerak lengan dapat kembali normal.
Artikel ditulis oleh dr. Jansen, Sp.OT, Subsp.OBS (K) (Dokter Spesialis Ortopedi & Traumatologi, Subspesialis Konsultan Shoulder & Elbow RS EMC Pulomas).